Oleh : Yanna Ash-Shoffiyah
(Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban)
Proyek New Gaza dan Israel Raya bukanlah wacana semata, akan tetapi proyek raksasa yang akan segera direalisasikan. Rencana relokasi Gaza menjadi "Gaza Riviera" dan Israel Raya akan terus diupayakan bagaimanapun jalannya. Berbagai serangan, ancaman dan juga teror dilakukan oleh pemukim ilegal Zionis yang menghancurkan masjid-masjid dan bangunan di Tepi Barat.
Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina Varsen Aghabekian Shahin mengatakan serangan pemukim Yahudi ilegal yang meningkat di Tepi Barat belakangan ini dikoordinasi dan didukung pemerintah dan militer Israel. Shahin mengatakan, pemukim ilegal kini menyerbu permukiman Palestina dengan lebih terkoordinasi. Menurutnya, para pemukim mendapat dukungan langsung dari pemerintahan Benjamin Netanyahu. Bahkan PBB melaporkan kekerasan pemukim ilegal Israel meningkat pada tahun 2026.
(Kompas.TV, 05 Agustus 2026)
Apa yang dilakukan oleh pemukim ilegal Zionis dengan dukungan langsung dari pemerintah Zionis menunjukkan tujuan Zionis akan membangun Israel Raya menjadi hal yang serius. Palestina akan terus dalam penjajahan, Palestina tidak akan merdeka, karena jika Palestina merdeka, akan bertentangan dengan Israel Raya, begitu pula dengan solusi dua negara, akan mustahil disepakati oleh Zionis.
Pun demikian dengan Amerika dengan strategi BoPnya, Amerika akan merealisasikan pembangunan kota modern di sepanjang pantai dan membangun kembali gedung-gedung di bekas reruntuhan yang akan dijadikan kora-kota megah bertekhnologi tinggi, dengan konsep mirip proyek Neom di Arab Saudi, sebagai ladang bisnis.
Bersenang-senang di atas penderitaan orang lain, istilah ini mungkin cocok disematkan pada para penjajah. Rakus dan individualis adalah tabiat murni para kapitalis imperialis. Minim empati, mau menang sendiri, serakah dan menganggap dunia ini adalah surga. Mereka akan lebih serius dalam melakukan aneksasi terhadap wilayah Palestina. Mata mereka buta, telinga mereka tuli dan hari mereka mengeras. Palestina ibarat hidangan yang yang akan disantap bersama-sama. Setiap orang yang menyantap punya tujuan dan misi tertentu.
Dengan misi dan tujuan tersebut, Zionis mustahil berdamai. Amerika mustahil akan menjadi juru damai. Maka hanya dengan jihad dan bersatunya negeri-negeri muslim melawan Zionis dan Amerika menjadi kunci untuk membebaskan Palestina.
Topeng BoP harus segera dibongkar dihadapan umat agar umat tidak tertipu dan penguasanya mendukung dan bergabung dengan BoP yang sesungguhnya hal tersebut adalah pengkhianatan penguasa terhadap kaum muslim di seluruh dunia.
Maka menapaki jalan dakwah kepada qiyadah fiqriyah Islam menjadi salah satu jalan untuk membebaskan Palestina. Bersatunya umat muslim di dunia berada pada satu kepemimpinan, berada pada satu sistem dan berada pada satu ideologi, yaitu sistem pemerintahan Islam, satu kepemimpinan umum yaitu khilafah menjadi solusi atas akar masalah yang mendasar terhadap Palestina. Maka umat Islam harus serius memperjuangkannyaya melalui dakwah politis.
Dakwah politis yang dimaksud adalah dakwah untuk menyeru umat agar kembali kepada Islam. Dakwah ini harus dilakukan dengan serius, sungguh-sungguh, masif dan semata-mata dilakukan hanya karena Allah Ta'ala. Dengan dakwah politis ini akan memberikan efek kesadaran umat akan butuhnya khilafah sebagai solusi atas penderitaan dan penjajahan di tanah Palestina.
Wallahu'alam bissawab.
