Pesta Babi dan Ruang Diskusi yang semakin Sempit.

Oleh : Umi Zadit Zareen 
(Pemerhati kebijakan Publik)

Belakangan jadi sorotan setelah beberapa acara nonton bareng di kampus dibubarkan.
Film dokumenter Pesta Babi_karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale. Polemiknya muncul bukan karena filmnya, tapi karena isinya menyentuh isu Papua Selatan yang  memang menjadi sensitif.

Karena diperlihatkannya bagaimana pembukaan lahan besar-besaran untuk pembangunan bioenergi yang memengaruhi hutan, lingkungan, dan kehidupan budaya masyarakat setempat. film yang mengangkat dampak proyek strategis nasional di Papua Selatan terhadap masyarakat adat. Dibuat dalam dokumentasi lapangan.

Di budaya Papua, babi bukan sekadar hewan, tapi simbol relasi sosial dan martabat. Mengapa judul "Pesta Babi" dipakai sebagai metafora dalam filem tersebut.  Di film, frasa itu dipakai untuk menggambarkan situasi ketika tanah adat dibuka besar-besaran, tapi masyarakat lokal merasa kehilangan kendali atas rumahnya sendiri.

Pemutaran film melihat ini sebagai bagian dari kebebasan akademik dan membuka ruang diskusi dalam melihat kondisi. Bagi mereka, dokumenter investigasi penting untuk melihat bagaimana yang sebenarnya terjadi. Kritik dalam sistem demokrasi dianggap wajar selama tidak mengajak kekerasan. Film diposisikan sebagai cermin yang merekam realitas di lapangan.

Di film Pesta Babi proyek yang fokusnya ada di 3 kabupaten: Merauke, Boven Digoel, dan Mappi itu semua masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan.

Ini proyek-proyek yang digambarkan:

1. Food Estate / Kawasan Pangan Skala Besar
Negara lagi dorong pembukaan lahan jutaan hektar buat ketahanan pangan. Di film, ditunjukin lewat pembukaan hutan massal yang merusak hutan adat dan sumber pangan tradisional masyarakat.

2. Perkebunan Tebu untuk Bioetanol / Bioenergi
Bagian dari program bioenergi nasional. Film memperlihatkan bagaimana pembukaan lahan tebu skala besar ngubah lanskap dan ngancam ruang hidup warga adat.

3. Perkebunan Kelapa Sawit
Salah satu ekspansi perkebunan yang disebut bikin hutan adat tergerus.

Hilangnya ruang hidup masyarakat adat, rusaknya ekosistem, dan meningkatnya ketegangan sosial. Semua berlindung atas nama proyek diklaim buat ketahanan pangan dan energi. Tapi didalam film nunjukkan sisi lain

Hal yang paling mengejutkan ketika memperlihatkan dugaan militerisasi dalam pengamanan proyek-proyek ini, di mana kehadiran aparat digambarkan bikin rasa takut di masyarakat sipil. Dalam anggapannya rakyat menghambat dalam proses pembangunannya. 

Ketika pelarangan nobar film ini, seakan menunjukkan ada upaya pembungkaman terhadap suara kritis. meski selama ini dicitrakan melindungi hak berpendapat ini mengonfirmasi bahwa demokrasi otoriter dan antikritik. PSN terbukti menjadi ketimpangan kepemilikan lahan yang luar biasa, dalih yang kuat bagi negara dalam sistem demokrasi kapitalisme untuk memberikan lahan jutaan hektar bagi para oligarki yang mendukungnya.

Harta yang seharusnya milik umum dikuasai segelintir oligarki pemilik modal yang dilindungi oleh negara. Inilah sistem kapitalisme sesungguhnya yang saat ini  menyebabkan ketimpangan ekonomi. Akibatnya, rakyat kecil sengsara tanpa perlindungan. 

Islam Mewujudkan Keadilan Ekonomi

Pengelolaan lahan tidak boleh merusak kehidupan masyarakat. Lahan milik individu diakui oleh negara dan tidak akan digusur paksa. Lahan milik umum akan dikelola negara untuk kemaslahatan rakyat. Semua sejalan dalam mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat dalam perlindungan yang hak dan sesuai syariat. 

Pembangunan bukan untuk kepentingan segelintir pihak. Dalam proyek negara semua berorientasi pada kemaslahatan rakyat dan dilaksanakan sesuai syariat. Negara terbuka dan hadir untuk memenuhi kebutuhan seluruh rakyat bukan atas dasar kepentingan tertentu. Dalam hal kritik dan saran, negara siap mengoreksi kebijakan ketika ada masukan dari rakyat.

Dengan menerapkan sistem kehidupan Islam yang penuh perlindungan bahkan dalam mengkritik sekali pun, jika itu untuk kepentingan umat jelas akan dievaluasi. Inilah sistem terbaik. Sistem ini datang dari Allah Swt. yang merupakan satu-satunya sistem yang dapat melindungi umat manusia.

Wallahu a'lam bishawab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak