Oleh Ana
"Gencatan Senjata", Kira-kira apa yang ada dibenak kita mendengar ini? Tentunya kita mengira jikalau gencatan senjata itu tidak ada adu senjata diantara kedua pihak yang berperang, tapi ternyata ini tidak berlaku bagi saudara-saudara kita di Palestin. Sampai detik ini mereka masih sama menderitanya dengan kekejaman rezim lsrael laknatullah, serangan, pembunuhan, pencaplokkan wilayah-wilayah di Palestin masih terus berlangsung. Israel juga melarang 37 organisasi kemanusiaan beroperasi di Palestin.
Mengapa ini masih terus terjadi dengan saudara-saudara kita di Palestin? Penderitaan rakyat Palestina niscaya akan terus berlangsung selama negara lsrael masih tetap eksis, baik itu diakui ataupun tidak diakui dunia. Israel akan terus mewujudkan cita-cita mendirikan lsrael Raya dan mengusai politik-ekonomi dunia dengan segaka cara. Membiarkan negara lsrael tetap eksis sama saja dengan membiarkan saudara kita di Palestin menderita selamanya.
Berbagai tawaran penyelesaian yang dipimpin AS akan memosisikan Palestina dalam jurang penderitaan yang makin dalam. Mengutuk dan memohon kebaikan lsrael untuk membuka bantuan kemanusiaan tak cukup untuk membebaskan pendertiaan Palestina.
Pengkhianatan para pemimpin muslim harus segera dihentikan dan kesadaran kaum muslim untuk bangkit dan bersatu dalam naungan Khilafah harus terus dikobarkan. Dan yang tak kalah penting yaitu meyakinkan ummat lslam bahwa penderitaan Palestina baru akan berakhir jika ada negara adidaya Khilafah yang menjadi junnah. Sekaligus kita juga mendorong dan menguatkan perjuangan menegakkan negara Khilafah ditengah-tengah ummat lslam dan dunia lnternasional. Juga yang tak kalah penting yaitu mengingatkan kembali tentang status tanah Palestina sebagai tanah ummat lslam di seluruh dunia, janganlah sekat-sekat Nasionalisme membuat kita lupa bahwa saudara kita di Palestina adalah saudara seiman kita sampai akhirat nanti.
Tags
opini
