Oleh : Vivi ( Sahabat Muslimah )
Insentif guru honorer akhirnya naik, upah guru honorer yang tadinya sebesar 300 ribu, kini menjadi 400 ribu. Kenaikan insentif sebagai bagian program dari pemerintah yang langsung diumumkan oleh Mendikdasmen. Namun sangat jauh dari layak ketika dibandingkan dengan program pemerintah lain seperti program MBG. Staf pengurus MBG ada yang digaji 5 juta/ bulan.
Sangat jauh dengan gaji yang dianggarkan kepada profesi mulia yaitu seorang guru. Kesejahteraan seorang guru tengah menjadi sorotan tajam, bagaimana tidak, seorang tenaga pendidik di Jakarta, dengan berbagai kemewahan yang nyata di depan mata, justru upahnya lebih rendah dibanding staf makanan bergizi gratis. Kondisi ini sangat ironis, dan terdapat ketimpangan logika dalam kebijakan aturan yang ada, mengingat syarat sebagai guru harus mempunyai latar pendidikan yang tinggi.
Banyak guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun, namun pendapatannya tidak sebanding dengan kualifikasi mereka. Dalam sistem kapitalistik seorang guru tak ubahnya hanya dianggap pekerja, nasib guru sudah dianggap baik dengan hanya adanya kenaikan upah.
Profesi guru dalam perspektif Islam sangat vital dalam hal keilmuan, dan pembinaan generasi. Seorang guru diposisikan sebagai sosok mulia yang sangat dihormati, serta mendapat penghidupan yang layak, sehingga sebagai guru bisa fokus terhadap pendidikan para murid untuk meningkatkan kualitas anak didiknya.
Sejarah mencatat pada masa khalifah Abbasiyah, gaji guru sangat fantastis setara dengan gaji para muazin sekitar 83 dinar per bulan, atau setara kurang lebih 500 juta sebulan. Pada masa Khalifah "Al-Watsiq" memberi gaji guru sebesar 100 dinar per bulan, lalu menaikkannya 500 dinar per bulan. Sedangkan pada masa kekhalifahan Harun Ar-Rasyid pernah diberlakukan aturan dengan menimbang berat kitab-kitab yang dikonversikan ke emas sebagai bayaran mereka.
Demikianlah contoh kesejahteraan guru pada sistem dan peradaban Islam. Para guru dan ulama benar-benar dimuliakan dan dihargai jasa-jasanya. Wallahu a'lam bishowab
Tags
opini