Membina Ibu dan Generasi Muda: Butuh Kelompok Dakwah Islam Ideologis




Oleh: Nita Nur Elipah
(Penulis lepas)



Hari ini sekularisasi pemuda, baik di dunia nyata maupun dunia digital, telah menyebabkan generasi muda kehilangan jati dirinya sebagai Muslim dan pelopor perubahan.

Begitupun kondisi kaum ibu yang tak kalah memprihatinkan, terlihat dari adanya kemerosotan peran mereka sebagai ummun wa rabbatul bayt dan pendidik generasi, bahkan mereka menjadi korban dari sistem Kapitalisme yang diterapkan di negeri ini.

Semua ini disebabkan karena digitalisasi berada di bawah hegemoni Kapitalisme, dimana sistem ini tidak hanya bertujuan ekonomi tetapi juga menyebarkan ideologi bathil yang menjauhkan umat dari pemikiran Islam ideologi.

Negara dengan asas sekuler memandang generasi muda dan kaum ibu hanya sebagai objek komersial, sekaligus menjauhkan mereka dari pembekalan Islam kaffah. Akar persoalannya terletak pada adopsi paham sekularisme dan kapitalisme sebagai paradigma bernegara, sehingga peran agama dibatasi hanya pada ranah privat.

Di tengah penerapan sistem Kapitalisme, kehadiran jamaah dakwah Islam ideologis menjadi sangat urgen untuk membina ibu dan generasi muda agar memiliki kepribadian Islam dan siap memperjuangkan kebangkitan Islam.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman:

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ۝١٠٤


"Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.) (TQS. Ali Imran: 104)

Ayat ini menjadi landasan bagi kewajiban jamaah Islam yang memiliki visi ideologis dan tujuan melakukan perubahan secara sistemik.

Sebagaimana yang diteladankan Rasulullah ﷺ, jamaah dakwah ini membina umat, termasuk ibu dan generasi muda, dengan Islam ideologis, menyiapkan mereka menjadi pelopor peradaban yang membela dan mengemban Islam kaffah.

Pembinaan (tatsqif) adalah tahapan awal metode dakwah Rasulullah di fase Makkah, yang kemudian dilanjutkan dengan interaksi dengan umat dan berakhir pada istilamul hukmi (penyerahan kekuasaan untuk menerapkan Islam sebagai sistem kehidupan).

Maka ketika Islam sudah diterapkan di dalam kehidupan secara kaffah/menyeluruh, ibu dan generasi muda akan menjadi dua generasi terbaik karna hidup dalam sebuah negara yang akan melindungi dan mengurus dengan penuh tanggung jawab. 

Karena negara menjalankan perannya sesuai dengan sabda Nabi ﷺ yang artinya:
"Imam adalah raa'in (gembala) dan ia bertanggung jawab atas rakyatnya.” (HR Bukhari).

Mari kita sama-sama bergabung dengan kelompok Islam ideologis dan  mewujudkan sistem Islam sebagai pelindung ibu dan generasi muda.

Wallahu a'lam bishshawab.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak