Dua Generasi Satu Amanah




Oleh Siti Aminah aktivitas muslimah kota Malang



Sekularisasi pemuda, baik di dunia nyata maupun digital, menyebabkan generasi kehilangan jati dirinya sebagai Muslim dan pelopor perubahan. Pemuda disibukkan dengan scroll media sosial dan kegiatan yang tidak bermanfaat hanya untuk mendapatkan follower sosial medianya demi validasi dan uang. 

Konten yang tidak ada edukasi, konten perzinahan yang dibalut romantisme ,konten hedon yang semakin melenakan,menjauhkan pemuda dari IsIam hanya untuk mendapatkan validasi walaupun harus melakukan banyak kemaksiatan. 

Sedangkan orang tua khususnya ibu kondisinya tak kalah memprihatinkan, terlihat dari degradasi peran mereka sebagai ummun wa rabbatul bayt dan pendidik generasi, bahkan mereka menjadi korban sistem Kapitalisme. 


Digitalisasi berada di bawah hegemoni Kapitalisme, yang tidak hanya bertujuan ekonomi tetapi juga menyebarkan ideologi batil yang menjauhkan umat dari pemikiran Islam ideologi. Dalam kapitalis semuanya dijual asalkan bisa menghasilkan uang tidak perduli itu merusak generasi atau tidak. 

Negara sekuler memandang generasi muda dan kaum ibu sebagai objek komersial, sekaligus menjauhkan mereka dari pembekalan Islam kaffah.

Akar persoalan terletak pada adopsi sekularisme dan kapitalisme sebagai paradigma bernegara, sehingga peran agama dibatasi pada ranah privat sehingga ibu dan anak tidak tahu lagi apa yang dilarang agama atau yang diperintahkan agama, mereka hidup tanpa tujuan dan pegangan mengikuti arus saja sedangkan arus mengalir pada liberalisasi yang diciptakan barat melalui media sosial. 

Di tengah penerapan sistem Kapitalisme, kehadiran jamaah dakwah Islam ideologis menjadi sangat urgen untuk membina ibu dan generasi muda agar memiliki kepribadian Islam dan siap memperjuangkan kebangkitan Islam.
QS. Ali Imran: 104 menjadi landasan bagi kewajiban jamaah Islam yang memiliki visi ideologis dan tujuan perubahan sistemik.

Sebagaimana yang diteladankan Rasulullah ﷺ, jamaah dakwah ini membina umat, termasuk ibu dan generasi muda, dengan Islam ideologis, menyiapkan mereka menjadi pelopor peradaban yang membela dan mengemban Islam kaffah.

Pembinaan (tatsqif) adalah tahapan awal metode dakwah Rasulullah di fase Makkah, yang kemudian dilanjutkan dengan interaksi dengan umat dan berakhir pada istilamul hukmi (penyerahan kekuasaan untuk menerapkan Islam sebagai sistem kehidupan).

Maka menjadi tanggung jawab setiap muslimah untuk menciptakan hubungan baik tanpa batas antar generasi untuk menyampaikan IsIam kaffah kepada umat agar umat sadar dan kembali pada sistem IsIam yaitu Daulah Khilafah ala minhaj nubuwah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak