Palestina semakin Mencekam, Pemimpin-Pemimpin Negeri Muslim hanya Mengecam



Oleh: Ummu Rofi'
(Aktivis Muslimah)




Negeri Palestina kian hari kian memanas dengan serangan brutal Zionis Isriwil. Sistem saat ini telah mendukung kebrutalan Zionis Isriwil terhadap Palestina. Namun sistem Islam akan menghentikan genosida terhadap Palestina sampai akarnya.

Sejak Zionis Isriwil melanggar gencatan senjata pada 18 Maret 2025, ada 100 anak Palestina terluka dan meninggal dunia. Jika dihitung dari 7 Oktober 2023 jumlah korban 39.384 anak menjadi yatim kehilangan orang tuanya. Serangan yang dilakukan tidak hanya nuklir dan bom, namun pangan dan bantuan dijadikan alat senjata oleh Zionis Isriwil. Akhirnya warga Palestina menderita kelaparan. (Liputan6.com. 06-04-2025)

Menurut laporan hak asasi manusia Palestina dan Israel. Lebih dari 9.500 warga Palestina, termasuk wanita dan lebih dari 350 anak-anak, saat ini ditahan di penjara-penjara Zionis Isriwil dalam kondisi yang keras. Sementara, UNRWA mengatakan lebih dari 142.000 warga Palestina telah mengungsi antara 18 Maret dan 23 Maret, dan memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan lain di Gaza setelah runtuhnya gencatan senjata. (Erakini.id, 05-04-2025)

Fakta di atas menggambarkan kondisi saudara muslim di Palestina semakin mencekam. Ketakutan, kelaparan, kekerasan, penyiksaan, dan masih banyak lagi kebrutalan lainnya yang dihadapi warga Palestina setelah gencatan senjata dilanggar. 

Di samping itu pemimpin negeri-negeri muslim hanya mampu mengecam, ketika kondisi Palestina-Gaza semakin mencekam. Khususnya anak-anak banyak yanh menjadi yatim. Sekelas PBB pun tidak mampu, karena PBB pun buatan Kafir Barat. 

Genosida yang terjadi tidak akan berhenti, ketika akarnya masih diterapkan yakni sistem kufur. Sistem kufur biang kerok terjadinya genosida terhadap Palestina. Yang menjadikan pemimpin-pemimpin negeri muslim diam dan hanya sekedar mengecam. Yang di mana seharusnya pemimpin-pemimpin negeri muslim menolong negeri Palestina yang sedang di bombardir oleh Zionis Isriwil sampai detik ini. 

Genosida akan berakhir, ketika sistem yang diterapkan sesuai syariat Allah yakni sistem Islam. Sistem Islam berlandaskan dengan akidah Islam. Yang akan dipimpin oleh seorang Khalifah/Imam yang menjadi perisai umat seluruh dunia dan akan membantu negeri muslim yang sedang diperangi oleh musuh-musuh Islam. 

Sejak Islam menjadi sebuah negara dan mengatur kehidupan, rakyat merasakan aman di dalamnya. Kondisi yang ideal sesama manusia dan berhubungan baik dengan tetangga luar Islam. Jika tetangga melakukan penyerangan terhadap negeri muslim. Maka Khalifah segera turun tangan untuk membantunya dengan mengirimkan tentara terbaik untuk mengusir musuh-musuh Islam. Sedangkan saat ini Khalifah kan mengirimkan tentara terbaik.

Sebagaimana kisah dari seorang Sultan Salahudin Al-Ayubi yang tidak berkompromi masalah negeri muslim yang dibunuh. Maka Sultan mengambil langkah memerangi musuh-musuh Islam, yang dinamakan perang Hittin. Inilah sistem Islam yang akan melahirkan pemimpin yang bertanggung jawab, melindungi, mengurusi dan amanah. Sesungguhnya itulah yang sebenarnya pemimpin. Bukan hanya sekedar sebagai regulator dan fasilitator. Namun sebagai perisai bagi rakyatnya. 

Aturan dalam sistem Islam mengambil dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Bahwa memerangi musuh-musuh Islam adalah wajib diperintahkan oleh Allah SWT. Tertuang di dalam surat At-Taubah: 123, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَا تِلُوا الَّذِيْنَ يَلُوْنَكُمْ مِّنَ الْكُفَّا رِ وَلْيَجِدُوْا فِيْكُمْ غِلْظَةً ۗ وَا عْلَمُوْاۤ اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

"Wahai orang yang beriman! Perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu, dan hendaklah mereka merasakan sikap tegas darimu, dan ketahuilah bahwa Allah bersama orang yang bertakwa. 

Ayat di atas jelas, bahwa Allah memerintahkan umat muslim memerangi orang-orang kafir yang sudah jelas memerangi umat muslim Palestina di depan mata. Tunggu apalagi pemimpin-pemimpin negara muslim! Jangan hanya mengecam, namun kirimkan tentara untuk melawan Zionis Isriwil. Itu semua hanya bisa dilakukan oleh seorang Khalifah dalam sistem Islam kaffah. Khalifah segera melawan Zionis Isriwil dengan tentara terbaik. 
Wallahu 'alam bish showwab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak