Indonesia Gelap Potret Masa Depan Suram



Oleh Ai Hamzah 



Belum lama ini mahasiswa melakukan demonstrasi sebagai tanda protes terhadap kinerja pemerintah yang semakin carut marut. Demonstrasi ini dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang dipusatkan di Istana Negara. Tagar Indonesia gelap menjadi trending topik bersamaan dengan berlangsungnya demonstrasi. Tagar ini mewakili kekecewaan mahasiswa dengan berbagai kebijakan yang menyengsarakan rakyat.

Salah satu pemicu gelombang protes tersebut yakni kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto yang juga menyasar pos anggaran penting seperti pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur dasar. Pemangkasan habis habisan ini telah berdampak buruk bagi masyarakat. Pendidikan yang semakin mahal, kesehatan menjadi bumerang, pelayanan masyarakat disegala lini menjadi sangat berkurang. Ditambah dengan program Makan Bergizi Gratis menambah list panjang gelapnya negeri ini. CNN Indonesia, 22 februari 2025

Indonesia gelap ini menjadi potret masa depan suram negeri ini. Kebijakan kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat menambah penderitaan yang semakin menjadi. Pemangkasan anggaran yang berimbas kepada pelayanan kebutuhan dasar masyarakat menjadi beban berat yang menghimpit. PHK pun menjadi solusi sehingga beban itu terasa semakin melilit bagaikan ular yang akan memangsa korbannya. Generasi menjadi korban kebodohan karena tak bisa lagi mengenyam pendidikan tinggi. Kesehatan menjadi barang langka sehingga seringkali mengancam jiwa. Kebutuhan hidup pun bak emas yang kian hari berganti harga. Gelap gulita bagaikan terperangkap didalam gua, yang tak terlihat titik terang menuju keluar.

Sementara itu ironisnya Kabinet merah putih saat ini, dengan memiliki 56 Mentri dan wakilnya, staff khusus dan utusan khusus yang berjumlah belasan orang. Sudah dapat dibayangkan berapa nominal yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Belum lagi Retret kepala daerah, dengan jumlah ratusan orang pasti memakan biaya yang tidak sedikit. Makan gizi gratis pun menjadi hajat besar yang mengeluarkan dana fantastis. Terbaru Danantara yang baru diresmikan digadang gadang akan mengamankan perekonomian di negeri ini, menyedot dana yang sangat besar. Lalu inikah yang disebut dengan efisiensi anggaran??

Cengkraman kapitalis yang mengakar membuat rakyat tak bisa berbuat banyak. Menjadi pragmatik dengan keadaan, tanpa aksi yang berarti. Dibungkam program dengan dalih mensejahterakan rakyat. Padahal sejatinya hanya untuk kepentingan elit politik, dimana kapitalis itu berada disitulah sistemnya ditegakkan.

Rosulullah Saw bersabda;

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ قَالَ أَتَيْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْأَلُهَا عَنْ شَيْءٍ فَقَالَتْ أُخْبِرُكَ بِمَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي بَيْتِي هَذَا اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ

Artinya: “Dari Abdurrahman bin Syamamah, ia berkata: aku mendatangi Aisyah istri Rasulullah saw untuk bertanya tentang sesuatu hal. Ia lantas berkata: aku akan memberitahumu tentang suatu berita yang pernah aku dengar dari Rasulullah saw, bahwasanya ia pernah bersabda di rumahku ini: Ya Allah, siapa saja yang menguasai sesuatu dari urusan umatku, lalu mempersukar urusan mereka, maka persukarlah baginya. Dan siapa yang mengurusi umatku lalu berlemah lembut pada mereka, maka permudahlah baginya.” (HR. Muslim)

Islam sangat terang benderang, mana yang hak dan mana yang bathil, mana kebaikan dan mana keburukan. Semua sudah diatur didalam Islam. Cahaya lslam yang membuat jaman jahiliah menjadi terang. Orang orang Quraisy di Mekah pun diterangkan dengan dakwah Islam. Dakwah Islam lah yang menyinari hingga sistem Islam ditegakkan di Madinah dan menyinari seluruh alam.

Begitulah Rosulullah Saw memberikan ajarannya. Agar umat muslim tidak terbelenggu dengan kegelapan. Dibawanya risalah Islam sebagai lampu penerang hidup di dunia. Sehingga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada seluruh alam.

Wallahu alam

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak