Lagi-lagi Terjadi Tawuran Antarpelajar, di Mana Peran Negara




Oleh : Salsabila Yasmin



Viral gerombolan pelajar SMP di Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang terlihat bercucuran darah saat tawuran, peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu (11/12/2024). Sekira pukul 14.00 WIB.

Dalam video tersebut lihat beberapa pelajar bercucuran darah di bagian lengan dan kepala, kemudian mereka dievakuasi oleh seorang tentara menggunakan mobil pikap.

Satuan Tugas (Satgas) Pelajar Kabupaten Karawang Sudarto membenarkan adanya informasi tawuran pelajar SMP tersebut, peristiwa terjadi di Dusun Kalijaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang.(www.detik.com 11/12/24)

Mengapa Hal ini Dapat Terjadi?

Maraknya tawuran dikalangan para remaja merukapan bukti dari kegagalan sistem Pendidikan sekuler yang lahir dari sistem kapitalisme yang diterapkan hari ini. Dalam pemahaman sekuler agama diabaikan akibatnya, siswa semakin jauh dengan fitrahnya. Pendidikan sekuler hari ini telah gagal melaksanakan misi pencerdasan bangsa terlebih misi menciptakan generasi yang beradab.

Energi besar yang ada pada diri kaum muda nyatanya mengalir pada aktivitas–aktivitas tidak berguna. Bukan hanya tawuran yang lahir dari sistem sekuler. Diluar sana marak juga pergaulan bebas, aborsi, geng motor, narkoba hingga kenakalan remaja lainnya.

Lebih fatal lagi, Pendidikan sekuler telah gagal menanamkan tujuan hidup seseorang. Dampaknya, para pelajar tidak memiliki tujuan para pelajar tidak mempunyai tujuan kuat dibalik fitrah penciptaan mereka. Kondisi ini melahirkan para pelajar mudah stress dan cemas dalam mengatasi persoalan hidup. Banyak juga para pelajar yang mengidap Kesehatan mental sehingga mereka mudah terbawa pada arus negatif, termasuk tawuran.

Apa Solusi yang Tepat Menangani Hal ini?

Satu-satu solusi untuk mengatasi masalah ini hanya dengan sistem Pendidikan islam. Sistem kehidupan islam mengharapkan umat untuk melandasi setiap aktivitasnya dengan akidah islam .Penanaman akidah pada umat semestinya dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga negara. Sedemikian itu, seorang remaja akan mempunyai akidah yang kuat dan prilakunya akan selalu terikat dengan syariat. 

Kita tak bisa berharap pada negara yang menerapkan sistem kapitalisme yang melahirkan pehamanan sekuler karena dapat menjauhkan peserta didik dari nilai-nilai dan ajaran Islam yang seharusnya menjadi pondasi utama dalam pendidikan. Maka, satu-satunya sistem yang mampu memberikan pendidikan Islam hanyalah sistem islam itu sendiri.

Sistem islam hanya dapat diterapkan dalam institusi negara Khilafah, dalam khilafah negara adalah Lembaga yang memiliki kewajiban mengurus dan melindungi umatnya. Negara akan menapis konten media ditengah-tengah umat agar yang tersisa hanyalah konten positif dan bermuatan dakwah. Adegan kekerasan akan menginspirasi terjadinya tawuran. Begitupun sistem sanksi negara akan memastikan memberikan hukuman yang menjerakan kepada pelaku kekerasan. Termasuk wallahualam bissawab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak