Politikus Islam, Luruslah! (NgomPol 4)

Oleh : Vivin Indriani(Member Komunitas Revowriter)


Jamak kita ketahui bersama, berapa banyak politikus Islam di negeri ini. Bahkan di hampir sebagian besar wilayah dunia. Jumlah mereka sebenarnya semakin meningkat. Namun kenapa nasib perpolitikan Islam, atau setidaknya nasib umat Islam setelah para politisi muslim ini hadir ke tengah mereka tak juga kunjung membaik. Khoiru ummah yang Allah janjikan bagi umat Islam tak jua teraih.


Jika merunut makna politik dalam Islam dan penerapannya, maka menjadi khoiru ummah bukanlah impian. Dengan pengaturan politik berdasarkan syariat Islam, rakyat akan memiliki seorang pemimpin yang taat pada Allah. Tidak takut pada siapapun selain Allah. Berlindung di belakangnya umat saat kesulitan dan penderitaan menimpa masyarakat.


Seorang muslim yang berkecimpung dalam dunia politik seharusnya menjadi seseorang yang mampu mengatut, memperbaiki dan mengurusi urusan masyarakat dengan hukum-hukum Islam, dan memberi petunjuk Islam kepada masyarakat. Jika aktivitasnya berkebalikan, justru mengajak kepada aturan dan hukum selain Islam, berarti dia telah menyalahi kaedah politikus Islam yang sejati.


Dia cenderung menggunakan logika politik di luar Islam. Entah politik sekuler atau yang lainnya. Sehingga wajar, dengan makin banyaknya politikus Islam, namun kondisi masyarakat tetap sama rusak dan bobrok sebagaimana sebelumnya. Keberadaan politikus-politikus yang berbendera Islam tapi tidak mengenakan pemikiran Islam dalam aktivitas politiknya ini sesungguhnya adalah penyimpangan terhadap hukum dan syariat Allah SWT. 


Mereka juga melegalisasi gambaran politik di luar Islam seperti kapitalisme dan Sosialisme, padahal hal itu bertentangan dengan gambaran politik Islam yang di tuntunkan Rasulullah saw. Mereka juga bahkan akan melarang dan membolehkan sesuatu yang oleh Allah dan RasulNya termasuk hukum yang dihalalkan atau diharamkan.


Maka selayaknya, para politikus Islam ini tidak mengasingkan Islam dari politik. Ajaran Islam harusnya diambil oleh mereka sebagai pengatur dan pemelihara urusan masyarakat. Mereka juga harus menjadikan Islam sebagai sebagai satu-satunya sumber politik bagi seorang muslim seperti di teladankan oleh Rasulullah saw. Singkatnya, politik atas dasar ajaran Islam adalah mengimplementasikan seluruh hukum-hukum Islam dalam setiap aspek kehidupan.



Wallahu 'alam.

45Zahra

Ibu, Istri, Anak, Pribadi pembelajar yang sedang suka menulis.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak