Ambisi Israel Merebut Palestina

Oleh Annida Khoirul Ummah, S.Pd., Gr.

Entitas Zionis terus memerangi Gaza dan tidak peduli gencatan senjata. Ribuan pemukiman di Tepi Barat terus diperluas demi merampas tanah Palestina hingga 70%. Hal ini sebagaimana diberitakan MetroTV News pada 5/6/26, rencana Israel untuk memperluas cakupan wilayah kendalinya hingga mencapai 70 persen di Jalur Gaza memicu kekhawatiran besar bagi warga Palestina yang tinggal di sekitar kawasan pembatas yang disebut garis kuning.

Kepresidenan Palestina pada Rabu (3/6) mengecam persetujuan otoritas Israel atas pembangunan 2.162 unit permukiman baru di Tepi Barat. (Antaranews.com, 5/6/26)

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia bersama tujuh negara muslim lainnya mengecam keras aksi pengibaran bendera Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa. Indonesia menegaskan tindakan itu sebagai pelanggaran hukum internasional. (Detiknews.com, 7/6/26)

Menteri Keuangan ekstrem kanan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan pembatalan Perjanjian Oslo (Oslo Accords) dan menolak keras prospek kehadiran negara Palestina di masa depan.
Perjanjian Oslo merupakan perjanjian perdamaian interim antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang menandai pengakuan awal antara Israel dan Palestina. Perjanjian Oslo I disepakati pada 1993 dan Perjanjian Oslo II diteken pada 1995. (Cnnindonesia.com, 4/6/26)

Demi mewujudkan ambisi membangun Israel Raya entitas Zionis menghancurkan Gaza, memperluas pemukiman di Tepi Barat dan melakukan genosida. Hal yang dilakukan entitas Zionis adalah kebiadaban, kekejaman, kejahatan kemanusiaan, dan kerusakan terbesar di bumi. AS menyokong terwujudnya ambisi Israel Raya, bahkan mengajak penguasa negeri-negeri muslim bersekongkol mendukung solusi dua negara. Penderitaan Palestina tak kunjung selesai, karena pengkhianatan penguasa muslim dan tidak adanya persatuan umat Islam.

Ambisi Israel harus dilawan. Tentu harus dengan kekuatan dan persatuan umat Islam dalam wujud nyata, yaitu khilafah.

Tegaknya sistem khilafah harus menjadi prioritas perjuangan umat Islam seluruh dunia, karena khilafah adalah wujud persatuan umat Islam yang hakiki. Khilafah akan menghilangkan sekat nasionalisme antar negeri muslim dan menghentikan pengkhianatan para penguasa muslim. Khilafah bertanggungjawab mengirimkan tentara untuk membebaskan Palestina dan memerangi entitas Zionis.[]

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak