Oleh Imas Azzahra
Ulama asal Sukabumi Ustadz Erik Muhammad Ridwan, menegaskan bahwa tawaran solusi dua negara(two state solluction) untuk mengatasnamakan masalah Palestina justru akan melegitimasi penjajahan disana.
"Solusi dua negara merupakan jalan penjajahan dan justru melegitimasi atas penjajahan kaum muslim". Pekiknya saat orasi dalam Aksi Bela Palestina jilid 3 di Bandung, Ahad 19 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, solusi dua negara yang dikonsep AS, justru para pemimpin muslim sangat mendukung solusi tersebut. Padahal sejatinya itu membuktikan keterdukungannya atas pencaplokan Palestina.
Tokoh Ulama Kabupaten Bandung Selatan Ustadz Iqbal Msnbalugi menjelaskan bahwa rakyat Palestina didzolimi, dibunuh, kelaparan, dan sebagainya.
"Solusi dua negara bukan solusi, jadi wajib ditolak. Semua itu rekayasa kafir penjajah yang senantiasa menjajah dan menyakiti kaum muslim". Ujar ulama asal Kabupaten Bandung Selatan Ustadz Iqbal Manbalugi dalam orasinya.
Orator lain, Ulama Cirebon Ustadz Ali menuturkan bahwa sudah 78 tahun Palestina dijajah. Amerika Serikat dan PBB menawarkan solusi dua negara.
"Solusi dua negara adalah solusi batil dan solusi haram, wajib kita tolak". tegasnya.
Akar Masalah dan Solusi
Ulama Garut Ustadz Supriyadi menerangkan sesungguhnya akar persoalan yang paling mendasar untuk berbagai persoalan negeri ini termasuk dunia adalah adanya sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan). Fakta persoalan Palestina adalah masalah keberadaan penjajah bukan masalah batas/perbatasan.
"Solusi tuntas masalah Palestina adalah usir penjajah, dan kirim balad tentara, serta jihad dan tegaknya Khilafah. Berjuang atau tidak kita akan mati. Ketika ajal menjemput kita, maka bisa dalam keadaan husnul khotimah". tegasnya.
Selanjutnya, Ulama KH, Yasin Mutahar menuturkan bahwa sudah jelas solusi untuk menyelesaikan permasalahan Palestina adalah dengan tegaknya Khilafah Islamiyah. Jangan jadi orang munafik, sebagaimana firman Alloh SWT dalam Al Qur'an surat Al Maidah ayat 51, bahwa sifat orang munafik itu ada ragu, ada nifak, ragu terhadap janji Alloh, dan mereka berlindung kepada orang orang kafir.
"Mengikuti solusi dua negara, sadar tidak sadar mereka telah menjadi bagian dari kaum munafik. Allah akan memberi kemenangan jika kita tidak bersama orang kafir. Orang-orang yang berkolaborasi dengan orang kafir, maka kelak mereka akan menyesal", terangnya.
"Tidak ada lagi solusi kecuali khilafah. Rosululloh mengatakan tidaklah seorang membiarkan muslim yang dihinakan, maka jika itu terjadi maka dia akan dihinakan oleh Allah".
Wallou a'lam bisshowab
Tags
opini