Evakuasi Gaza, Jadi Solusi?



Oleh Ai Hamzah 




Kasus Gaza semakin menyeruak dunia. Diberbagai negara pun mulai melakukan aksinya pembelaan terhadap Gaza. Kini mata dunia pun mulai melirik Gaza dengan berbagai sudut pandang. Seakan akan menghembuskan angin segar dengan memberikan solusi untuk Gaza. Lagi lagi aksi yang penuh dengan retorika dan politik.

Termasuk rencana RI 1 yang akan mengevakuasi 1000 warga Gaza. Presiden berujar akan mengevakuasi warga Gaza apabila mendapatkan persetujuan dari sejumlah pihak yang selama ini aktif membantu Gaza. Tampak terlihat ini menjadi solusi instan untuk mengurangi penderitaan warga Gaza. Padahal Gaza telah bertahan sekian puluh tahun untuk mempertahankan hidupnya dari berbagai serangan serangan Yahudi.

Sebelum melakukan lawatannya ke berbagai negara di kawasan Timur Tengah. Presiden pun mengungkapkan bahwa, warga Gaza tinggal di Indonesia hanya sementara saja sampai mereka pulih kembali, dan pada saat pulih dan sehat, maka mereka akan kembali ke Gaza dengan kondisi Gaza yang sudah memungkinkan. Dan pada saat itu mereka harus kembali ke daerah mereka berasal. Menurutnya itulah kira sikap Pemerintah Indonesia. Yang diungkapkan pada saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum berangkat ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu dini hari, 9 April 2025. TEMPO.CO, Jakarta, 13 April 2025

Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke lima negara di kawasan Timur Tengah untuk meminta dukungan terhadap rencananya mengevakuasi seribuan warga Gaza. Adapun kepala negara yang akan dikunjungi dan meminta dukungannya adalah Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania. Dalam hal ini Prabowo mengatakan, evakuasi itu nantinya hanya dilakukan sementara, sampai warga Gaza dinyatakan pulih. TEMPO.CO, Jakarta, 13 April 2025

Pertanyaannya saat ini adalah benarkah relokasi atau mengevakuasi sejumlah warga Gaza menjadi solusi?? Lalu bagaimana perasaan warga Gaza dengan rencana ini??Sementara sudah terang terangan presiden Amerika menyatakan akan mengosongkan Gaza dengan mengevakuasi warganya ke berbagai negeri. Guna musuh Islam Isriwil bisa menguasai Gaza sepenuhnya. Ironis... Padahal begitu harum nama Indonesia selama ini di kalangan mereka warga Gaza.

Allah SWT telah berfirman untuk memerintahkan mengusir siapa pun yang telah mengusir kaum muslim;

وَاقْتُلُوْهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوْهُمْ وَاَخْرِجُوْهُمْ مِّنْ حَيْثُ اَخْرَجُوْكُمْ وَالْفِتْنَةُ اَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِۚ وَلَا تُقٰتِلُوْهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتّٰى يُقٰتِلُوْكُمْ فِيْهِۚ فَاِنْ قٰتَلُوْكُمْ فَاقْتُلُوْهُمْۗ كَذٰلِكَ جَزَاۤءُ الْكٰفِرِيْنَ ۝١٩١

"Bunuhlah mereka (yang memerangimu) di mana pun kamu jumpai dan usirlah mereka dari tempat mereka mengusirmu. Padahal, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Lalu janganlah kamu perangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangimu di tempat itu. Jika mereka memerangimu, maka perangilah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir".

Begitu pula firman Allah SWT dalam surat Al Anfal ayat 72; 

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَالَّذِيْنَ اٰوَوْا وَّنَصَرُوْٓا اُولٰۤىِٕكَ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَاۤءُ بَعْضٍۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يُهَاجِرُوْا مَا لَكُمْ مِّنْ وَّلَايَتِهِمْ مِّنْ شَيْءٍ حَتّٰى يُهَاجِرُوْاۚ وَاِنِ اسْتَنْصَرُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ اِلَّا عَلٰى قَوْمٍۢ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيْثَاقٌۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada Muhajirin), mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

Gaza bisa bertahan sampai saat karena mempertahankan tanah kaum muslimin. Mesjid Al Aqsha menjadi saksi betapa warga Gaza mempertahankannya sampai titik darah penghabisan. Dan kini tak satupun negara penguasa Arab dan negara Islam dunia mengirimkan bantuan pasukannya untuk mempertahankan tanah suci umat Islam Al Aqsha. Firman Allah sudah sangat jelas, bahkan Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitabnya Asy-Syakhsiyyah al-Islâmiyyah Jilid II, menyatakan bahwa jihad adalah fardu ain saat kaum muslim diserang oleh musuh. Dalam konteks Gaza Palestina ini, fardu ain ini bukan hanya berlaku untuk muslim di sana, tetapi juga berlaku untuk kaum muslim di sekitar wilayah Palestina saat agresi musuh tidak bisa dihadang oleh warga setempat.

Jihad solusi nyata untuk melepaskan Gaza dari serangan Yahudi. Dan jihad dengan kekuatan penuh hanya bisa dilakukan oleh sebuah institusi negara. Sehingga akan mengerahkan seluruh pasukannya dengan persenjataan yang memadai. Kekuatan pasukan inilah yang akan melawan musuh Islam. Dan ini hanya bisa dilakukan dengan satu komando, yaitu khilafah, yang akan mempersatukan umat di seluruh dunia. Yang akan menjadi perisai bagi umat Islam terjajah dibagian negeri manapun berada. Hingga Gaza pun akan kembali kepangkuan umat Islam. Allahu Akbar.

Wallahu alam

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak