Oleh : Dian Yanuar
( Forum Literasi Muslimah Bogor )
Sahira Butik Hotel Paledang Bogor mengumumkan penutupan operasional sementara. Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi (Jakarta,CNBC Indonesia 27/3/2025). Bukan rahasia umum lagi bahwa sebagian besar pendapatan hotel adalah dari pemerintah yaitu untuk kebutuhan rapat, pameran ataupun acara lainnya. Sejak diberlakukannya efisiensi anggaran oleh pemerintah jumlah pesanan hotel sangat menurun drastis, banyak karyawan-karyawan hotel yang di rumahkan.
Kondisi seperti ini tidak hanya dialami oleh bisnis perhotelan saja sebelum nya diawal bulan ramadhan PT Sritex dinyatakan bangkrut dan menutup usahanya akibatnya seluruh karyawan Sritex terkena PHK, sedangkan pada akhir Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2025 sejumlah pasar di beberapa daerah sepi dari pengunjung, para pedagang mulai mengeluh karena omset pendapatannya berkurang, sungguh kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat memprihatinkan dan orang yang sangat terkena dampak dari kebijakan ini adalah golongan menengah kebawah, karena sebagian besar konsumen dalam negeri ini adalah golongan menengah, sehingga dengan adanya efisiensi anggaran ini golongan masyarakat menengah akan jatuh miskin dan golongan masyarakat yang miskin akan semakin miskin dan memprihatinkan.
Ironinya di dalam sistem saat ini, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah dengan tujuan untuk menghemat anggaran, tetapi di sisi lain pemerintah malah menambah jumlah kementrian, wakil menteri dan staf khusus padahal itu akan semakin menambah beban pengeluaran negara. Sungguh ini adalah suatu hal yang sangat bertentangan. Dari sini kita bisa melihat sifat licik pemerintah terhadap rakyatnya dalam kebijakan efisiensi.
Oleh karena itu, kita butuh sistem yang jujur dan amanah dalam menjalankan tugasnya, yang bisa menjaga serta melindungi rakyat dari segala hal, serta membuat kebijakan yang pro terhadap rakyat, membuat prioritas program yang bermanfaat dan menghentikan program berbiaya besar tetapi minim manfaat, sehingga tidak ada lagi program yang mangkrak dan menghambur-hamburkan uang negara. Uang negara bisa dipakai untuk keperluan rakyat dalam bentuk fasilitas umum seperti gratis biaya pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Wallahualam bissawab