Dugaan Perbudakan dan Solusinya di Dalam Islam



Oleh : Tri Silvia
 (Pemerhati Masyarakat)




Taman Safari kembali viral, bukan karena prestasi maupun orang yang keluar dari mobil ketika bersafari. Melainkan sebab dugaan perbudakan para ex pemain sirkus OCI (Oriental Circus Indonesia) dengan pemilik yang sama dengan Taman Safari Indonesia.

Berbagai tindak kekerasan pun dipaparkan ke publik, melalui berbagai platform media. Alhasil ramailah pemberitaan. Kesimpulan bahwa kejadian tersebut merupakan perbudakan pun lalu muncul ke permukaan.

Di luar benar atau tidaknya, kejadian tersebut berhasil membuka mata publik bahwa hal demikian bukanlah mustahil terjadi di era demokrasi saat ini. Dimana masyarakat berpikir bahwa dengan semangat kebebasan yang dianut sistem demokrasi, maka perbudakan pun tidak akan terjadi lagi di muka bumi.

Namun pada faktanya, tindak perbudakan semakin menjamur. Modusnya pun semakin banyak dan beragam. Dan hal tersebut semata-mata disebabkan oleh sistem, bukan hanya person (orang).

Demokrasi yang merupakan turunan dari sistem kapitalis, memang meniscayakan kebebasan bagi siapapun. Namun ini tidak berarti bahwa setiap orang berhak atas kebebasan dirinya sendiri. Melainkan, setiap orang bebas untuk melakukan apapun yang dia kehendaki tanpa peduli apakah keinginannya tersebut menyinggung atau menyakiti orang lain atau tidak. Termasuk memperbudak manusia. 

Sangat kontras dengan sistem Islam yang begitu memperhatikan manusia dan segala fitrah, juga kebutuhan nya. Dalam sistem Islam memang ada hukum tertentu yang mengatu tentang urusan budak. Namun hal tersebut tidak berarti bahwa perbudakan ini berasal dari Islam, atau Islam memperbolehkan perbudakan. Tidak. 

Yang ada, justru Islam berusaha menghilangkan perbudakan di muka bumi. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai aturan syari'at yang menjadikan penebusan budak sebagai pengganti dari kesalahan yang dilakukan. 

Membebaskan budak pun dijadikan bagian dari kebaikan, yang menjadi tujuan setiap orang beraktivitas. Dengan dorongan semacam itu, maka tidak akan ada lagi orang yang memperbudak orang lain.

Selain itu, Islam pun sangat membenci kekerasan. Sanksi Islam sangat tegas dengan tindak perilaku kekerasan, apalagi terkait hal-hal yang bisa mengancam nyawa manusia lainnya. Sungguh hanya Islam, sistem yang memanusiakan manusia. Dan hanya sistem Islam pula lah yang bisa menghapus segala macam perbudakan di dunia. 

Wallahu a'lam bis Shawwab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak