Oleh : Hasanahfile
Dunia saat ini semakin panas saja. Tak hanya cuaca yang bikin kita kegerahan. Akan tetapi kondisi masyarakat juga semakin ganas. Sungguh miris memang banyak kriminalitas dimana-mana.
Melansir dari kumparan. Id, seorang pria bernama Ismail (40 tahun), warga kelurahan Selagit, kabupaten Musi Rawas, ditangkap polisi usai menganiaya ibu kandungnya berinisial SA (80 tahun) hanya karena tidak diberi uang setelah kalah dalam judi online.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ryan Tiantoro Putra, mengatakan peristiwa penganiayaan itu berawal saat Ismail kesal karena kalah main judi online.
Pelaku yang kesal awalnya membanting hand phone miliknya, lalu ia meminta uang kepada korban. Tapi karena tidak diberi, membuat pelaku semakin emosi dengan membanting dan mencekik leher korban. Untungnya korban segera diselamatkan oleh cucunya
(Www.kumparan.id,
9/02/ 2025)
Lalu diwilayah lain, warga kampung Bulak, desa Nanggerang, kecamatan Tajurhalang, kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan jasad bayi di aliran sungai Caringin. Ketua RT setempat, Wawih mengatakan bayi malang tersebut diduga terbawa aliran Kali Caringin.
Jasad bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan warga yang tengah mancing di sungai. Saat ditemukan, jasad bayi tersangkut di akar dan rerumputan pinggir kali dalam keadaan terlungkup.
Tubuh mungil bayi yang diduga baru saja dilahirkan tersebut tidak dibungkus kain sehelaipun. Sebagian jari-jari tangan dan kakinya sudah tidak utuh, serta telah muncul lebam yang diduga telah tewas lebih dari satu hari.
Warga yang pertama kali melihatnya, tak menyangka yang ditemukannya tersebut merupakan tubuh bayi. Sebab sangat menyerupai boneka. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Sepertinya sudah meninggal sekitar empat harian menurut Wawih ketua RT setempat. ( www.beritasatu.com 09 februari 2025).
Membludaknya kasus kriminalitas di tengah masyarakat seperti dianggap sepele, harga nyawa pun seperti dianggap murah.
Semua itu menunjukkan dampak penerapan sistem hidup yang rusak yakni sistem sekularisme kapitalisme yang memisahkan peraturan agama dalam kehidupan. Sehingga peraturan yang diterapkan diatur oleh manusia, yang jauh dari kata sempurna. Semua bidang kehidupan, baik ekonomi, sosial/pergaulan, pendidikan, media dll terbebas dari aturan Alloh SWT.
Bukan hanya itu saja. lemahnya sistem sanksi yang tidak bikin jera membuat kejahatan dan kriminalitas meningkat. Keamanan di era kapitalisme saat ini juga tidaklah terjamin.
Padahal kalau mau direnungkan, keamanan dan keharmonisan dalam bermasyarakat adalah dambaan setiap individu dalam berkehidupan. Namun nyatanya kemiskinan yang belum tuntas dinegara ini mengakibatkan minimnya pendidikan yang turut serta membuat beberapa manusia masih belum waras dalam berperilaku. Sehingga mereka mengambil jalan pintas saat dihadapkan dengan kepahitan hidup. Sehingga banyak melanggar norma kehidupan di masyarakat dan melanggar aturan syariat Islam. Belum lagi dengan leletnya pemerintah dan aparatur negara dalam memberantas kriminalitas.
Kriminalitas saat ini makin marak dengan kadar kekerasan yang makin mengerikan, dan tak jarang pelakunya mereka yang beranjak usia muda. Hal ini menunjukan bahwa sistem sekuler kapitalisme makin mandul menjamin keamanan dan gagal menjaga nyawa manusia. Di sistem kapitalis inilah. Kriminalitas semakin ganas dan merajalela.
Beda halnya jika Islam tegak di muka bumi ini. Sistem Islam menjadikan negara sebagai pelindung dan penjamin keamanan rakyat. Negara akan menutup pintu kriminalitas dengan menjamin kesejahteraan rakyatnya, menjamin keamanan rakyat, dan penerapan sistem sanksi ditegakkan dengan adil, serta bersifat jawabir dan jawazir.
Sistem Islam juga memiliki sistem pendidikan yang akan mencetak generasi yang memahami hakekat penciptaan dan memiliki kepribadian Islam, sehingga menjaga dirinya dari perbuatan maksiat dan kriminal.
Tegaknya tiga pilar, mulai dari ketakwaan individu, kontrol masyarakat dan penerapan sistem sanksi oleh negara akan menjamin terwujudnya keamanan pada masyarakat. Kekacauan, kriminalitas dan kedzoliman saat ini terjadi, tidak lain karena tidak diterapkannya hukum Alloh SWT di muka bumi ini.
"Barang siapa tidak memutuskan perkara berdasarkan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah" orang-orang yang zalim” (QS. Al-Ma’idah: 45).
Oleh karenanya agar kriminalitas bisa di berantas, dan supaya tidak semakin panas dan ganas. Solusi terbaiknya adalah dengan menerapkan Islam secara kaffah ( menyeluruh ) di muka bumi ini. Wallahua'lam bisshowab.
Tags
Opini
