Oleh : Maulli Azzura
Satreskrim Polres Gresik menetapkan Ichlas Budhi Pratama alias IBP dan Viska Dhea Ramadhani atau VK sebagai tersangka kasus pornografi.
Keduanya tersandung skandal perselingkuhan hingga berujung KDRT yang dilakukan IBP terhadap istrinya POD, 33 tahun warga Kebomas, Gresik.
Penetapan tersangka pasangan selingkuh itu disampaikan langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu kepada awak media. “Kita sudah tetapkan keduanya sebagai tersangka,” tegasnya, Selasa (4/2). (kabarbaik.co 04/02/2025)
Babak baru bermunculan dalam tiap kasus yang mengarah pada KDRT, ternyata berawal dari perselingkuhan. Kehidupan dalam sistem kapitalis telah membutakan manusia untuk terus-menerus tergerus dengan kenikmatan dunia tanpa memikirkan imbas di akhirat.
Maraknya motto di lingkungan masyarakat bahkan di ranah media sosial bahwa "suami jika tidak diambil Tuhan, ya diambil pelakor " sungguh sangat meracuni perempuan, terlebih dalam siatem kapitalisme yang menjadikan asas manfaat sebagai tolak ukur yanh mrngarah pada materi.
Sistem kapitalis menjadikan perempuan sebagai pelampiasan ketidakpuasan laki-laki hingga permpuan keluar dari fitrohnya sebagai ummu warabbatul bayt yang bisa mengorbankan anak dan dirinya sendiri.
Berbeda dengan Islam yang menempatkan bahwa perempuan adalah tulang rusuk yang harus di ayomi, bukan tulang punggung apalagi tulang remuk yang menopang segala tanggung jawab dengan merangkap banyak aktivitas demi memenuhi kebutuhan. Konsep Islam adalah memuliakan perempuan untuk di cintai dan di kasihi. Melayani suami dengan ibadah dan menjadi pendukung bagi suami. Perempuan memiliki kewajiban menjalankan perintah suami dan ber kewajiban sebagai individu hamba Allah yang harus beribadah, bermuamalah, bergaul sesuai tuntunan syariat Allah, ataupun sebagai bagian penting dalam keluarga baik sebagai anak yang harus birrul walidayn, sebagai istri yang merupakan patner suami membangun keluarga sakinah mawadah warohmah dengan pembagian hak dan tanggung jawab sesuai syariat Islam. Ataupun sebagai ibu pendidik yang melahirkan generasi tangguh.
Wallahu A'lam Bishowab
