Oleh : Rina Raodatul Jannah
Viral peternak sekaligus pengepul susu sapi asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur membuang hasil panennya. Hal ini pun mencuri perhatian Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. Menurut dia, dengan kejadian ini harusnya pemerintah harus memberi perhatian ekstra kepada para peternak sapi perah lokal.
"Kita berharap ya petani-petani atau peternak-peternak lokal yang terkait dengan terutama peternak sapi untuk susu itu, juga tetap mendapatkan prioritas perhatian dari pemerintah," kata Saan di Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu Dilansir dari (Liputan6. Com)
Menurut beberapa sumber dari warta berita hal ini terjadi dikarenakan perusahaan pengolahan susu mengurangi pasokanya dari peternak lokal. Sejak bulan Juli perusahaan pengolahan susu membatasi pengiriman susu dari peternak lokal, mereka beralasan karena mengalami penurunan omset perusahaan, perbaikan sistem dan lain sebagainya.
Karena tidak adanya undang-undang yang melindungi para peternak lokal ini, mereka berusaha untuk menemui dan melakukan negosiasi pada perusahaan-perusahaan susu tersebut tapi sampai sekarang belum menemukan titik temu, akhirnya mereka ( para peternak dan tengkulak susu sapi) melakukan protes dijalan. Apalagi dibukanya import susu membuat para peternak tambah merugi dan putus asa.
Dengan kebijakan import susu sapi ini semakin membuat para peternak sapi perah semakin resah, merugi dan bigung karena tidak terserapnya susu sapi mereka. Kenapa harus ada kebijakan import padahal lokalpun mencukupi? Siapa yg diuntungkan dari kebijakan ini? Tentu hanya segelintir orang ( penguasa ) yang paling menikmati kebijakan ini.
Di era kapitalis ini masyarakat hanya dbuat manut da pasrah atas kebijakan yg merugikan mereka, berbeda dengan sistem islam dalam hal ini salah satunya bidang ekonomi islam, dalam sistem ekonomi islam semua ada pertimbanganya, sebelum kebijakan import sistem islam akan lebih fokus untuk pemberdayaan peternak sapi, memfasilitasi peternak agar kualitas susu sapi lebih baik dan sebisa mungkin tidak bergantung dengan negara lain ( import) .
Inilah solusi islam yang hakiki, selama masih di era kapitalis akan jauh dari kesejahteraan karena hanya pemodal yang kesejahteraannya, berbeda jika di era islam, karena d era islam ini kesejahteraan masyarakat akan terasa.
Tags
Opini
