Oleh: Muflihah.s
Viralnya seorang Da'i kondang yang sering di sebut UAS (ustadz Abdul Somad)
Di Deportasi oleh negeri singa membuat kaum muslimin geram.
Bukan hanya sekali ustadz Abdul Somad di Deportasi, ungkapnya di kanal YouTube R.H yang di siarkan secara live.
Sebelumnya pernah di perlakukan yang sama di Timur Leste,
Dan Swiss.
UAS mengatakan dirinya di cekal ketika rombongan telah menunggu di Singapura dia di masukan kedalam ruangan 1x 2m persegi selama 1 jam,
17.30 Senin (16 /5/2022)
Negara tersebut tidak membuka ruang interview, ustadz Abdul Somad diperlakukan seperti kuli,
Di anggapnya Tunggul di tengah ladang, jangankan mau menelpon kedutaan besar Indonesia,
ruangan tersebut tertulis no picture, no camera, no phone,
Bahkan koper berisi keperluan bayi tak boleh di kasih ke istrinya, karena istrinya menggendong bayi, dan menurut UAS ini tindakan extrim, pengusiran terhadap ibu dan anak,
Semua ada indikasi,
Ahir 2018 ustadz Abdul Somad ada jadwal ke Timur Leste programnya ada 3
Salah satunya tabligh Akbar di masjid besar Timur' Leste
Semua sudah di urus,
Sudah mendapatkan visa, ketika rombongan sudah masuk ke airport UAS di cekal, katanya baru satu jam pihaknya mendapat fax dari Jakarta, katanya ustadz Abdul Somad adalah teroris.
Kemudian di Swiss UAS di cekal mereka menunjukan print katanya ustadz Abdul Somad pernah di usir dari Amsterdam.
Darimanakah mereka mendapatkan fax, ternyata dari Indonesia. Itulah
Namanya teori konspirasi, yang tidak bisa diungkap.
Mengapa bisa terjadi seorang ulama besar yang bergelar profesor, doktor
Seharusnya mendapat perlakuan husus oleh pihak konstitusional, karena tugas mereka melindungi.
Menurut informasi alasan negara Singapura tidak mengizinkan ustadz Abdul Somad ke negaranya lantaran dakwah UAS yang terkesan extrimis geregasi, memecah belah. Dan terkesan radikal.
Pertama tentang kafir, kedua Bom bunuh diri/martir bunuh diri di Palestina
Ketiga di dalam patung ada jin.
Padahal UAS telah mengklarifikasi cek di www.klarifikasi.tulis apa saja pertanyaan.
Pasti UAS jawab.
Dan ustadz Abdul Somad tidak mengatakan semua itu dari mulutnya semua berdasarkan Al-qur'an dan hadits,
Tentang bom bunuh diri boleh dalam keadaan membela diri dalam keadaan tidak membawa senjata ketika di serang di Palestina.
Tentang di dalam patung ada jin berdasarkan hadist.
Dan UAS berceramah demikian itu ketika di masjid, menjawab salah satu jamaah yang bertanya.
Mengapa negara yang mayoritas muslim, seharusnya bangga memiliki ulama yang mumpuni, cerdas, berwawasan, humoris, dakwahnya di terima di masyarakat seharusnya di beri penghormatan, dan di lindungi.
Malah terkesan sebaliknya.
Hanya Islam segala solusi terselesaikan,
Agama Islam adalah agama rahmatan lil'alamin, dimana tidak ada perlakuan yang tak ada jawabanya, memang bagi non muslim melihat agama Islam adalah ribed di mana semua ada aturannya, namun semua aturan di dalam Islam tidak ada yang memberatkan karena semua di adili dengan sesuai perbuatannya.
Apa lagi menzalimi seorang ulama yang menyampaikan kebenaran sesuai Al-qur'an.
Yang seharusnya di kasih perlindungan. Bukan di zalimi seperti yang di rasakan banyaknya ulama di negara mayoritas Islam.
Dengan cara apakah kita memahamkan.
Dengan bersama menyuarakan kebenaran,
Agar bisa mencegah kemungkaran,.
Kalau memang takut dengan ajaran Islam yang begitu kompleks mengatur kehidupan tak perlu gengsi dengan kenyataan,
Nyatanya berabad-abad lamanya Islam berhasil memimpin dunia dengan penuh kedamaian sebelum runtuhnya kehilafahan Turki Usmani.
Dimana tidak ada kedzaliman yang di alami rakyat kecil apalagi ulama.
Seperti yang di rasakan di era modern sekarang ini.
Kedzaliman tidak boleh di biarkan, umat harus tahu,
Bahwa kezaliman
Adalah dosa besar,
Imam Al-jurjani mengatakan dalam kitabnya, At-Ta'rifat
Arti zalim adalah menyimpang dari kebenaran yang menuju kepada kebatilan.
Umat tidak boleh membiarkan kezaliman, karena diamnya orang baik membuat orang jahat semakin berani melakukan kejahatan.
Kezaliman harus dimusnahkan dengan bersama.
Karena itu kewajiban umat Islam sebagaimana dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 110
Karena umat Islam adalah umat terbaik yang menyuruh perbuatan yang makruf dan mencegah kemungkaran.
Dan saling tolong menolong lah dalam kebaikan.
Dan ancaman orang yang tidak saling menolong,
Adalah di surat Al-maidah ayat 79:
Mereka tidak saling mencegah perbuatan mungkar yang selalu mereka perbuat. sungguh, sangat buruk apa yang mereka perbuat.
Dampak dari dicampakkannya Al-qur'an, tidak dihormatinya para Auliya, adalah mendatangkan kemurkaan Alloh,
Dan bagaimana kalau Alloh murka, maka siapapun bisa merasakan akibatnya,
Lihat berapa banyak negeri yang diazab Alloh. Bukan hanya orang yang zalim yang terkena namun orang yang diam saja melihatnya alias pasrah aja mereka ikut terkena dampak nya. Bisa jadi kalutnya negeri ini, mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar rakyat semakin sengsara, menderita, dengan ekonomi yang semakin sulit, banyaknya pengangguran, banyaknya wabah penyakit, mungkin saja itu dampak dari di campakannya aturan Islam.
Sudah saatnya kembali menerapkan aturan yang berhasil menyejahterakan manusia, tidak ada kezaliman terhadap manusia, semua hidup sejahtera di bawah naungan khilafah.
Tags
Opini
