Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kurnia Agustina Naser menilai bahwa menjamurnya PAUD di Kabupaten Bandung memang menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dalam rangka memperhatikan kesejahteraan gurunya.
Nia sapaan akrab Kurnia mengatakan, selama ini kesejahteraan guru PAUD dikelola secara mandiri oleh yayasan yang sudah memiliki surat keterangan (SK). Upah sendiri, kata dia, berbeda-beda antar PAUD satu dengan yang lainnya. Hal itu dikarenakan kebijakan dari yayasannya.
“PAUD merupakan dasar dari pembinaan anak-anak pada masa keemasan. Ketika salah mendidik, salah mengawal anak tentu tidak bisa dibayangkan kerugian orang tua di masa mendatang.
peran guru PAUD memang menjadi tonggak
utama dalam pembentukan karakter anak selain pendidikan yang diberikan orang tua di rumah. Oleh karena itu, jasa guru PAUD tidak bisa dinilai dengan uang.
Merujuk pada hal itu, Pemkab Bandung mengadakan program kesetaraan dan sertifikasi sebagai bentuk perhatian bagi para tenaga pengajar PAUD. Meski kurang berkompeten dalam menjelaskan terkait program itu, Nia menyebut jika program tersebut salah satu triger agar para guru PAUD tetap semangat untuk mengajar.
kualitas PAUD sangat penting,karena merupakan lingkungan kedua yang dimasuki anak setelah keluarga.
Disini karakter anak akan terbentuk,oleh karenanya pengelolaan harus lebih baik serta dapat memberi nilai yang terbaik bagi generasi.
Dengan belajar diPAUD anak anak akan mampu mengenal dan beradaptasi dengan dunia pendidikan.ketika sering berinteraksi dengan guru dan teman sebaya,kemampuan beradaptasi serta kepercayaan diri pada anak akan semakin tumbuh.
Langkah yang harus ditempuh:
Pandangan lslam Negara berkewajiban mengatur segala asfek berkenaan dengan sistem pendidikan,bukan sekedar hanya persoalan kurikulum,akreditasi sekolah,metode pengajaran dan bahan-bahan ajaran,tetapi juga mengupayakan agar pendidikan dapat diperoleh rakyat secara mudah.
Imam Ibnu Hazm dalam kitab Al Ahkam menjelaska bahwa seorang kepala negara(Kalifah) berkewajiban untuk memenuhi sarana-sarana pendidikan,sistemnya dan orang-orang yang digaji untuk mendidik masyarakat.
Sebagai perbandingan,Imam Ad Damsyiqi telah menceritakan sebuah riwayat dari Al Wadliyah bin Atha yang menyatakan bahwa dikota Madinah ada tiga orang guru yang mengajar anak-anak,Khalifah Umar bin Katthab memberi gaji pada mereka masing-masing sebesar 15 dinar(1dinar=4,25 gram emas) (sekitar 29 juta rupiah dengan kurs sekarang)
Berdasarkan sirah Nabi saw.dan tarikh Daulah Khilafah Islam (lihat Al Baghdadi 1996), Negara memberikan jaminan pendidikan secara gratis dan kesempatan seluas luasnya bagi seluruh warga negara untuk melanjutkan pendidikan ketahap yang lebih tinggi dengan fasilitas yang disediakan negara.Kesejahteraan dan gaji para pendidik sangat diperhatikan dan merupakan beban negara yang diambil dari kas Baitul mall(Kas Negara).
Pada masa sekarang jika kekayaan sumber daya alam dikelola negara (Khilafah) dengan benar maka bukan tidak mungkin sistem pendidikan khilafah dapat diterapkan menggantikan sistem pendidikan sekular saat ini.
Jika ingin anak anak menjadi generasi yang lebih baik,tentu peranan orang tua pun harus berubah lebih baik,semestinya ayah dan ibu satu komando dalam mengasuh dan mendidik anak sehingga mampu membentuk khairu ummah.untuk itu ayah dan ibu wajib belajar lagi terlebih dalam maslah Agamanya
Sehingga anak dan keluarga akan bersinergi
dalam mewujudkan Kuntum khairu ummat.
Ditulis oleh Aneu yuliani.
Wira usaha cake dan pastry
