Oleh Aning (Ibu rumah tangga, Pemerhati Generasi)
Generasi yang bersikap amoral dan bergaya hidup liberal, apakah mampu mewujudkan perubahan?. Faktanya tidak, dapat kita lihat dari masa kemasan generasi milenial justru semakin memprihatinkan, virus pemikiran dan budaya barat, sukses mengantarkan nya ke gerbang kehancuran. Aktivitas pacaran, gaul bebas, free sex, aborsi, narkoba, buyling, kejahatan fisik, dan LGBT, turut mewarnai kehidupan generasi milenial.
Seperti khasus pembunuhan anak nya sendiri yang dilakukan oleh remaja berinisial SNI (18) didalam toilet rumah sakit umum daerah (RSUD) Beriman pada Rabu 24 Juli sekira mendapat kritikan pedas dari masyarakat. Bayi berjenis kelamin perempuan itu tewas setelah mulutnya disumpal tisu toilet dan tali pusar dicabut. Setelah tewas, jasad bayi dimasukkan kedalam kantong plastik dan berencana membuangnya diluar aksi nya pun ketahuan petugas rumah sakit saat hendak melarikan diri.
Rusaknya perilaku remaja saat ini, tidak terlepas dari gencar nya arus liberalisasi yang masuk ke negri ini yang telah nyata memberikan dampak buruk pada kehidupan. Para kapitalis turut menyumbangkan pengaruhnya terhadap kerusakan remaja saat ini melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik dengan memberikan tayangan tayangan yang mengumbar syahwat dan kekerasan. Walhasil media yang ada saat ini berpotensi merusak serta meracuni akal dan moral para generasi muda. Maka tidak heran generasi generasi yang dilahirkan adalah generasi yang apatis, pragmatis, dan alergi terhadap aturan terutama aturan yang berasal dari islam.
Gambaran remaja saat ini sungguh sangat jauh berbeda dengan gambaran remaja dimasa pemerintahan islam (khilafah). Islam yang dulu pernah berjaya lebih dari 13 abad yang insya Allah akan bangkit kembali terlah berhasil melahirkan generasi generasi muda yang cemerlang dan memiliki jiwa pejuang yang tercermin pada era ke khilafah seperti usman bin Zaid, Sa'ad bi Abi Waqqas, dan Al- Arqom bin abil arqom. Semua terwujud karena generasi tangguh seperti mereka senantiasa ditempa oleh pengetahuan Islam. Mereka memiliki aqidah Islam yang kokoh. Begitu fokus memahami bahwa Islam adalah agama sekaligus pandangan hidup yang mulia. Islam mesti hadir mewarnai seluruh aspek kehidupan.
Dengan menerapkan Islam dalam kepemimpinan Islam (Khilafah Islamiyah), insyaallaah generasi akan terhindar dari kerusakan yang dihasilkan oleh ideologi Barat. Wallahualam bishowab
Tags
Opini
