By: Osa ladika adela
Sahabat, mendengar kata sahabat mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar, apalagi mempunyai sahabat Yang shaliha. Masyaa Allah ITU merupakan nikmat Yang patut kita syukuri. Beruntunglah bagi mereka yang sudah memilikinya, jika sudah memiliki nya maka genggam lah dengan erat, namun jika belum menemukan nya carilah.
Senada dengan hal demikian, sahabat Rasulullah yang mulia, Umar bin Khattab pernah berujar:
ما أعطي العبد بعد الإسلام نعمة خيراً من أخ صالح فإذا وجد أحدكم وداً من أخيه فليتمسك به
“Tidaklah seseorang diberikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang saleh. Apabila engkau dapati salah seorang sahabat yang saleh maka pegang lah erat-erat.”
Mungkin masih banyak Dari kita Yang takut akan perubahan /hijrah ,Ada sebagian mengatakan belum siap, Ada Yang mengatakan ingin jadi diri sendiri, ada Yang mengatakan takut kehilangan teman, serta bermacam2 alasan lain Yang di lontarkan,, namun percayalah kita tidak akan rugi dengan hijrah Yang kita lakukan,,
Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يُّهَاجِرْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ يَجِدْ فِى الْاَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيْرًا وَّسَعَةً ۗ وَمَنْ يَّخْرُجْ مِنْۢ بَيْتِهٖ مُهَاجِرًا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ اَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
"Dan barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di Bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 100)
Salah satu Yang kita dapatkan Dari hijrah adalah mendapatkan sahabat shaliha,,
Selain itu, kelebihan yang akan dapat kita rasakan jika memiliki sahabat shaliha adalah:
*Akan selalu mengajak kita kepada kebaikan,,
Ya disaat kita melalukan suatu Hal Yang buruk/ Yang tidak sesuai dengan syari'at Islam maka sahabat shaliha akan dengan cepat mengajak kita kembali kepada kebaikan,,
Mengingatkan kita kepada Yang baik, Dan mencegah kita Dari berbuat buruk,, sahabat shaliha bukan lah Yang slalu membenarkan Yang kita ucapkan, namun mengingatkan kita di saat kita Salah,,
Sebuah syair Arab pernah berbunyi:
ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ
“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”
*Selalu Mendoakan
Sahabat shaliha ialah orang yang senantiasa mendo'akan mu,di setiap sujud 5 waktu nya, disepertiga malam berdo'a agar bisa bersama2 dengan mu kesyurga,bisa taat bersama serta istiqamah bersama,, bukan Yang mengumbar kata mesra di tempat umum.
Sahabat shaliha akan mendo'akan saudara nya tanpa di minta oleh saudara nya,,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.” (HR. Muslim, no. 2733)
*Senantiasa berkumpul dengan orang-orang yang shalihah.
Nah pada point ini akan kita rasakan bagaimana nikmat nya berkumpul dengan sahabat2 shaliha,, mereka berkumpul layak nya sebuah keluarga, sebuah keluarga Yang saling mengingatkan, Dan mengajak kita kepada kebaikan, bukan hanya ITU mereka senantiasa menyemangati kita,mengingatkan kita jika kita lalai,, di saat kita Ada Salah mereka menasehati Dan memberi ilmu Yang akan bermanfaat untuk diri kita,,
Rasulullah SAW bersabda,
عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ، كَحَامِلِ المِسْكِ وَنَافِخِ الكِيرِ، فَحَامِلُ المِسْكِ: إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الكِيرِ: إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً “
“Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk”.[HR. Bukhari dan Muslim]
*Bersama hingga ke
surga
Tentu nya kita tidak hanya ingin persahabatan kita hanya di dunia saja bukan, melainkan sampai Ke syurga,, maka dengan adanya sahabat shaliha, akan mengajak kita kepada Hal Yang baik,mengajak kita untuk tetap taat, kelak dia akan memberikan syafaat pada kita di yaumil akhir,, karena sahabat shaliha tau syurga itu luas jika ditempati seorang diri, maka shabat shaliha akan berbondong2 mengajak kita menuju Hal Yang baik Yang bermanfaat Dan menjauhkan diri kita Dari Hal Yang mudharot,,
Hasan Al- Bashri berkata,
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
#Sahabat hijrah #belajar nulis 1
