Anakku, Jaga Persatuan, Tabayyun Dulu!





Oleh : Lilik Yani

Retaknya persatuan umat terpicu karena adanya prasangka
Jika mendapat berita, jangan langsung ditelan begitu saja
Dicerna dulu, dan gunakan akal sehat
Konfirmasi, identifikasi, untuk cek kebenarannya
Hingga tak ada penyesalan pada akhirnya

******

Duhai anakku, ketika kalian mendapat informasi atau berita
Sekali pun terasa baik dan memberi manfaat
Jangan terburu membagikan
Kalian anak-anak pintar dan berakal
Coba cek dulu kebenarannya
Istilah kerennya, Tabayyun dulu!
Kalau masih ragu, tanyakan ke ahlinya
Yang lebih kompeten dengan informasi tersebut

Sebaliknya, jika mendapat informasi yang 'menurutmu' tidak tepat 
atau bertentangan dengan pendapat khalayak
Hingga kalian langsung menghukum dan bertindak
Ahh, jangan gegabah! 
Lakukan evaluasi dan tabayyun dulu!
Jangan sampai menghakimi segala sesuatu 
Sebelum konfirmasi dengan jelas terlebih dahulu

Agar tidak ada yang disesatkan dengan informasi hoax
Agar tidak ada yang menjadi korban salah keputusan
Sesama muslim itu bersaudara
Jagalah persatuan dan kesatuan
Jangan sampai terjadi perpecahan 

Standar kebenaran adalah aturan Allah
Syariat Islam yang diemban Rasulullah saw
Al-Qur'an dan As-Sunnah yang benar

Saudaraku, jika ada kesalahan dari saudaramu yang lain
Jangan langsung disingkirkan
Dihukum atau dikucilkan
Tanpa ada kesempatan menjelaskan
Tanpa kalian tunjukkan dimana kesalahannya
Kalian langsung hantam tanpa bisa melawan
Itukah itikad seorang muslim?
Tentu saja tidak!

Duhai anakku
Ketika ada kelompok organisasi yang ingin taat secara sempurna
Berjuang menyampaikan kebenaran sesuai aturan Allah
Berupaya menjelaskan ketidak tepatan kebijakan umum
Yang dikhawatirkan semakin menjauhkan hubungan dengan Allah
Tanpa ba bi bu kalian langsung menghantam
Kalian persekusi, intimidasi seenaknya
Hingga yang ber-wewenang memberikan keputusan sebagai organisasi terlarang

Duhai anakku, di mana akal kalian? 
Adakah hatimu sudah gelap dan
mata hatimu buta?
Hingga tidak bisa membedakan benar salah
Tak bisa bedakan halal haram
Yang ada di hatimu hanya emosi jiwa
Dan kebencian memuncak
Hingga kalian ingin membasminya
Agar punah dan kalian tak bisa melihat lagi perjuangannya 

Duhai anakku, lupakah kalian
Ada Allah yang siap melindungi para pejuangnya
Yang menolong agama Allah
Pasti akan diselamatkan
Dan terus dilindungi di mana pun mereka berada

Hati mereka sudah dipenuhi keimanan
Tak ada ketakutan sedikitpun di hatinya
Mereka punya pelindung Maha Kuat
Sekuat apa pun rintangan dan halangan
Mereka tak bergeming walau hanya setapak
Mati pun siap dihadapi demi perjuangan
Demi mempertahankan tauhid yang sudah menancap dalam jiwanya

Duhai anakku, gunakan akal dan hati kalian
Tabayyun dulu sebelum mengecam
Jangan keburu menjatuhkan hukuman
Sebelum kalian tahu duduk persoalannya

Cobalah..ajak duduk bersama
Tunjukkan salahnya di mana?
Bukankah sesama muslim bersaudara?
Yang tak rela saudaranya masuk neraka
Hingga ditunjukkan jalan benar menuju surga
Maka tunjukkanlah salahnya
Jika kalian anggap mereka bersalah

Duhai anakku,
Kalian hanya mengedepankan emosi jiwa
Hingga kalian tak bisa berpikir seutuhnya
Ketika ada bendera hitam bertuliskan syahadat
Adalah ar-rayyah bendera Rasulullah 
Bendera umat Islam
Kalian identikkan bendera kelompok mereka

Kalian marah, emosi, lalu kalian rebut semaunya
Kalian senang karena merasa menang
Wow.. Kalian salah besar!
Perbuatanmu mengundang kemarahan semua umat Islam

Kalian bagaikan membangunkan harimau tidur
Umat Islam bangkit untuk melawanmu
Itulah akibat tak lakukan tabayyun dulu 
Sebelum bertindak dan mengetukkan palu

Syetan teriak kegirangan
Berhasil mengadu domba sesama saudara
Itu hasilnya kalau kalian mendahulukan emosi kebencian
Tanpa gunakan akal dan pikiran
Untuk memahami segala persoalan

Lantas..kalau sudah begini
Masih akankah mencari pembelaan?
Tahukah kalian, akibat kecerobohan kalian
Umat Islam jadi semakin sadar
Adalah benar apa yang mereka perjuangkan
Organisasi yang dulu diremehkan
Ternyata membuat rezim ketakutan

Mungkinkah ini cara Allah
Untuk membuka opini umat
Semakin dibenci dan ditekan
Semakin dihalangi dan diintimidasi
Semakin Allah menunjukkan kekuasaan-Nya
Memberikan pertolongan dengan cara yang tidak disangka-sangka
Bismillah
Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian

Duhai anakku
Saatnya kita bangkit kembali berjuang
Jangan pernah takut adanya musuh menghadang
Yang penting galang persatuan
Untuk membentuk suatu kekuatan
Agar musuh lari ketakutan

Jangan lupa kita libatkan Allah
Mohon pertolongan dan bimbingan
Hingga Allah memenangkan agamanya
Dan mengijinkan kita terlibat di dalamnya

Anakku sayang, tugas kita adalah ikut berjuang
Dan berada dalam barisan para pejuang
Yang terus melakukan perjuangan
Tanpa kenal lelah apalagi menyerah
Hingga Islam menang
Atau kaki kita berhenti di jannah
Yang sudah Allah persiapkan 
Buat para pejuang yang membela agama-Nya
Allahu Akbar


Surabaya, 16 Juli 2019


#JagaPersatuanUmatTabayyunDulu
#SesamaMuslimBersaudara





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak