Oleh: Minah Mahabbah
(Penulis Motivasi)
Setiap manusia adakalanya mengalami ujian dan masalah yang menghampiri dirinya. Tidak jarang hatinya gelisah dan tak jelas arah. Karenanya, kita berharap agar hati bisa tenang. Menengkan hati dengan mengingat Allah. karena dengan mengingat Allah, Allah akan mengingat kita dan menenangkan hati.
“Maka ingatlah kepadaKu, Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu ingkar kepadaKu.” (QS. Al-Baqarah:152).
Ibnu Abbas ra menafsirkan ayat ini, ingatlah kepadaKu wahai sekalian hambaKu dengan taat kepadaKu niscaya Akupun akan ingat kepadamu dengan memberimu ampunan. Bersyukurlah atas nikmat yang Allah limpahkan yaitu dengan jalan berterimakasih dan mengucap syukur. Ucapan itu bukan semata-mata dengan mulut melainkan terbukti dengan perbuatan karena suatu nikmat apabila telah disyukuri. Allah berjanji akan menambahkannya lagi.
Jika Allah memberikan nikmat maka bersyukurlah dan ingatlah Allah. Orang yang tidak bersyukur atas nikmat Allah adalah suatu kekufuran. Jika nikmat yang telah dianugerahkan Allah tidak disyukuri, maka bagi Allah mudah saja untuk mencabut nikmat itu kembali dan menghidupkan kita dalam kegelapan.
Suatu keniscayaan bila kita mengingat Allah maka Allah pun akan mengingat diri kita, jika kita mengingat Allah dalam kelapangan maka Allah pun akan mengingat kita dalam kesempitan. Bahkan orang-orang yang bertakwa senantiasa mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring dengan berbagai macam zikir serta doa yang telah disunnahkan Rasulullah SAW. Segala ucapan dan perbuatan senantiasa dalam pengawasan Allah sehingga orang-orang bertakwa takut bermaksiat kepada Allah dan malu untuk melalaikan setiap perintah dari Allah.
Oleh karena itu, kita harus selalu mengingat Allah dimanapun kita berada. Banyak berzikir dan berdoa kepada Allah. Yuk kita senantiasa mengingat Allah sehingga kita bisa selalu tunduk dan taat kepada Allah. Jika kita mengingat Allah, maka hatipun akan tenang dan tenteram. Firman Allah : “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d:28)