Hardiknas dan Solusi Islam Ideologis untuk Pendidikan

Oleh : Dahlia


Setiap tahun Hardiknas dirayakan, namun dunia pendidikan kita justru makin buram. Kekerasan dan pelecehan seksual di sekolah-kampus makin marak. Joki UTBK, plagiat, hingga narkoba sudah jadi “penyakit kronis” pelajar. Lebih miris, adab pada guru luntur; guru yang menegur malah dipenjara.

Akarnya jelas: sistem pendidikan sekuler-kapitalistik. Arah pendidikan tak menanamkan akidah sebagai asas, sehingga lahir generasi berkepribadian krisis—sekuler, liberal, pragmatis. Sukses ingin instan, segala cara dihalalkan. Minimnya pendidikan agama yang benar dan sanksi negara yang longgar membuat kriminalitas pelajar hanya dianggap “kenakalan”.

Islam memandang pendidikan sebagai perkara mendasar yang wajib dijamin negara. Dengan asas akidah Islam, pendidikan tidak sekadar transfer ilmu, tapi membentuk syakhsiyah islamiyah : pola pikir dan pola sikap selaras syariat. Pelajar dididik cerdas sekaligus bertakwa, sehingga malu berbuat curang.

Solusinya:
1. Ganti asas pendidikan dari sekuler menjadi akidah Islam, agar tujuan pendidikan melahirkan insan kamil yang takut Allah.
2. Terapkan sistem sanksi Islam yang tegas dan menjerakan, termasuk bagi pelajar, agar tidak ada toleransi pada kemaksiatan.
3. Wujudkan sinergi 3 pilar : keluarga, masyarakat, dan negara berlandaskan syariat. Negara membangun suasana takwa, mendorong berlomba dalam kebaikan.

Selama sistem sekuler dipertahankan, Hardiknas hanya jadi seremoni. Saatnya kembali pada Islam kaffah sebagai solusi ideologis tuntas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak