Oleh : zuxy
Kini berbagai kasus kekerasan mulai bermunculan dipengaruhi dari sosial media salah satunya akibat terinspirasi game online seperti (bullying, bunuh diri, teror bom di sekolah, pembunuhan dll).
Perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai jenis game online yang dapat diakses dengan sangat mudah melalui ponsel maupun komputer. Anak-anak dan remaja menjadi pengguna terbesar karena game dianggap sebagai hiburan yang menyenangkan, menantang, dan mampu menghilangkan rasa bosan. Namun, di balik manfaat hiburan tersebut, muncul banyak kasus kekerasan yang diduga terinspirasi dari game online, seperti perundungan (bullying), perkelahian, tindakan vandalisme, teror di sekolah, bahkan pembunuhan.
Banyak game menampilkan adegan kekerasan secara bebas, mulai dari perkelahian, penggunaan senjata, hingga pembunuhan virtual. Paparan yang terus-menerus dapat memengaruhi cara berpikir, emosi, dan perilaku pemain, khususnya anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan psikologis.
Dalam islam negara wajib melindungi dan menjaga dari segala bentuk kerusakan, baik fisik, mental, maupun moral. Serta berperan aktif dalam menyaring konten digital, mengatur industri game, serta memastikan bahwa hiburan yang beredar tidak merusak akhlak dan karakter generasi muda. Islam memberikan jalan keluar yang menyentuh akar persoalan dengan menempatkan perlindungan jiwa, akal, dan masa depan generasi sebagai prioritas utama dalam menunjang visi besar peradaban.
