Kejahatan Makin Menjadi, Islam Satu-satunya Solusi




(Sari Isna_Tulungagung)


Kriminalitas makin marak dengan kadar kekerasan yang makin mengerikan, dan pelaku yang makin muda usianya. Seperti penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di dalam parit (anak sungai) di Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, pada Jumat, 7 Februari 2025. Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengamankan ibu bayi tersebut yang diketahui merupakan anak di bawah umur.(kumparan,com, 09/02/2025). Kejadian serupa juga terjadi di Bogor beberapa waktu lalu tepatnya di Kampung Bulak, Desa Nanggerang, Kecamatan Tajurhalang. Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di aliran Kali Caringin  tersangkut di akar dan rerumputan pinggir kali dalam keadaan terlungkup.(beritasatu.com, 09/02/2025).

Kasus kriminal lainnya juga terjadi di Kabupaten Musi Rawas. Seorang pria berusia 40 tahun warga desa Kelurahan Selagit tega membanting dan mencekik leher ibu kandungnya sendiri hanya lantaran kalah judi online. Wanita yang sudah renta berusia 80 tahun tersebut secara kejam dianiaya anak kandungnya dan sempat disekap di dalam kamar. (kumparan.com, 09/02/2025).

Beberapa kasus tersebut di atas hanyalah sebagian kecil dari banyaknya kasus kriminal yang terjadi di negeri ini. Bahkan lebih banyak lagi peristiwa-peristiwa pembunuhan, pelecehan seksual, dan kasus-kasus kriminal yang lebih sadis lainnya. Hal ini menunjukan bahwa sistem sekuler kapitalisme makin mandul menjamin keamanan dan gagal menjaga nyawa manusia.

Sistem sekuler kapitalisme adalah biang dari semua permasalahan di dunia. Agama yang dijauhkan dari kehidupan membuat manusia bebas melakukan segala hal menuruti hawa nafsunya saja. Sehingga semua itu menunjukkan dampak penerapan sistem hidup yang rusak terjadi pada semua bidang kehidupan, baik ekonomi, sosial/pergaulan, pendidikan, media, dan lain sebagainya. Sistem kapitalis yang berasaskan manfaat menjadikan kehidupan hanya berlandaskan materi tanpa memperhatikan halal haram lagi.

Sistem ekonomi kapitalis menjadikan manusia materialistis. Asal menghasilkan cuan semua dihalalkan, termasuk praktik perjudian. Perekonomian hanya dikuasai oleh segelintir orang sehingga jarak antara si kaya dan rakyat jelata semakin nyata. Sistem sosial dalam pergaulan yang berkiblat sekuler menjadikan asas liberal sebagai panutan. Pergaulan semakin bebas tak ada batasan dan aturan. Pendidikan sekuler juga menjadikan basis pendidikan tidak lagi berdasarkan pendidikan aqidah dan akhlak tapi hanya untuk mengejar karier demi mendapatkan uang dan kekuasaan.

Selain itu, maraknya tindak kriminal juga dipacu lemahnya sistem sanksi yang tidak menjerakan membuat kejahatan dan kriminalitas meningkat. Keamanan di era kapitalisme saat ini juga tidaklah terjamin. Tidak adanya keadilan yang setara dengan tindakan yang diperbuat menjadikan kasus-kasus serupa makin sering terulang.

Berbeda dengan sistem kapitalis sekuler, Islam menjadikan negara sebagai pelindung dan penjamin keamanan rakyat. Negara akan menutup pintu kriminalitas dengan menjamin kesejahteraan rakyat, menjamin keamanan rakyat, dan penerapan sistem sanksi ditegakkan dengan adil, serta bersifat jawabir dan jawazir.

Islam juga memiliki sistem Pendidikan Islam yang akan mencetak generasi  yang memahami hakekat penciptaan dan memiliki kepribadian Islam, sehingga menjaga dirinya dari perbuatan maksiat dan kriminal. Islam memiliki sistem kehidupan terbaik, berasaskan akidah Islam. Sistem Pendidikan yang menjadikan akidah sebagai landasan, sistem yang mengatur dalam pergaulan. Sistem Islam adalah sistem kehidupan yang sempurna dan paripurna karena mampu mengatur segala lini kehidupan. Sehingga darinya akan mampu melahirkan generasi berkualitas dan berkepribadian Islam dan sistem sanksi yang menjerakan.

Tegaknya tiga pilar, mulai dari ketakwaan individu, kontrol masyarakat dan penerapan sistem sanksi oleh negara akan menjamin terwujudnya keamanan pada masyarakat. Pertama individu yang bertakwa yang lahir dari keluarga yang menjadikan akidah Islam sebagai landasan kehidupan. Kedua masyarakat yang memiliki pemikiran, perasaan, dan aturan Islam sehingga aktivitas amar ma’ruf nahi munkar adalah bagian dari keseharian mereka. Ketiga, negara yang menerapkan sanksi tegas sehingga keadilan hukum akan tercapai. Dan sanksi yang tegas dan adil hanya ada pada penerapan syariat Islam oleh negara yang menerapkan sistem Islam secara kaffah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak