Oleh : Maulli Azzura
Assalamualaikum sobat muslimah, kayfa jaluk ?. Tau ga sih kalau tanggal 14 Februari dalam budaya barat ada perayaan yang namanya Valentine?. Sebenarnya apa sih Valentine Day itu?.
Hari valentine dalam bahasa inggris disebut Valentine's Day?. Coba perhatikan, setelah kata valentine ada penambahan kata kepunyaan ('s) yang mengartikan bahwa valentine's day merupakan harinya valentine.
Lalu siap valentine itu?. Kalau sudah merujuk ke kata "siapa" berarti valentine itu nama orang ya, dan berarti juga valentine bukan hari iseng-isengan, ada sejarah dibalik itu. Nah,siapakah orangnya?. Dia adalah 'Santo Valentinus'. Berdasarkan Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopedia 1908), nama Valentinus bisa merujuk tiga Santo (orang suci) yang berbeda. Yakni seorang pastur di Roma, seorang uskup interamna (modern terno), dan seorang martir disebuah provinsi Romawi Timur di Afrika.
Sejarahnya yaitu, cerita paling populer yakni Saint Valentine adalah seorang pendeta kuil yang dipenjara karena menentang pada masa pemerintahan kaisar Claudius ll saat zaman Romawi kuno. Kala itu sang kaisar menganggap tentara muda yang bujangan lebih tabah dan kuat di dalam Medan peperangan dibanding yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda menikah. Tindakan kaisar itu mendapatkan tentangan dari pendeta Saint Valentine yang secara diam-diam menikahkan banyak pemuda. Santo pun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 Masehi. (https://showbiz.liputan6.com/read/512748/siapakah-sosok-saint-valentine)
Tapi, menurut gereja katolik Inggris dan seluruh gereja ortodoks, bertahun-tahun, Sy Valentine telah keliru di asosiasikan dengan upaya mendapatkan cinta. Dia adalah Santo pelindung bagi mereka yang telah menemukan pasangan hidup mereka. Sedangkan St Raphael adalah Santo pelindung untuk hubungan yang bahagia untuk hari valentine, menurut ajaran kristen. (http://www.republika.co.id/berita/breakingnews/internasional/09/02/17/31934-gereja-valentine-salah-arah)
Jadi, merayakan hari valentine merupakan bentuk pemujaan terhadap dewa cinta nya orang Nasrani. Dan masih banyak lagi hal yang mengharuskan kita untuk " SAY NO TO VALENTINE !". Perayaan ini membuat perzinahan di belahan dunia meningkat drastis. Dalam surat kabar diberitakan bahwa permintaan kondom meningkat jelang hari valentine. Nauzubillah...
Nah... Untuk mengurangi dampak buruk hari valentine, para muslim dan muslimah di 50 negara memperingati tanggal 14 Februari sebagai "HARI MENUTUP AURAT INTERNASIONAL".
Di Indonesia, hari peringatan diprakarsai oleh TEACHER WORKING GROP INDONESIA, FSLDK Se-Indonesia, Hijabographic, dna banyak lagi. Alhasil para aktivis, Da'i, mahasiswa, pelajar, ibu-ibu majelis, dan para pengemban profesi pun ikut mensosialisasikan tanggal 14 Februari sebagai hari menutup aurat sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat perihal dampak buruk valentine dan mengapa umat Islam tidak boleh ikut merayakan valentine.
Semoga kita selalu berada dalam lindungan-Nya dan selalu mendapat bimbingan ke jalan yang lurus, Aamiin....
Wallahu A'lam Bishowab
