Bencana di Mana-Mana, Saatnya Muhasabah




Oleh : Ummu Zeyn



Bencana alam datang silih berganti melanda berbagai wilayah indonesia pada beberapa hari terakhir.
Seperti banjir yang terjadi di daerah Pandeglang Banten,yang disebabkan oleh luapan sungai Cilemer, dan meredam pemukiman warga setinggi 1-2,5 meter.
Banjir, longsor, angin kencang juga melanda wilayah Sukabumi dan menimbulkan kerusakan.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menemukan terjadinya hutan gundul tepat di atas tanah longsor di Jalan Pelabuhan Ratu. Karena itu diduga tanah longsor yang terjadi di sukabumi diduga akibat akumulasi dari hutan gundul dan hujan dengan intensitas tinggi.

Bencana alam yang telah terjadi memang sudah merupakan sebuah ketetapan dari Allah SWT. Namun nampaknya kita perlu mererungi bahwa setiap musibah yang terjadi adakalanya akibat ulah perbuatan manusia yang terkadang bersikap semena-mena terhadap alam. Menebang pohon dihutan sampai gundul,melakukan pembangunan yang tidak memperhatikan analisis dampak lingkungan dan Mengeksploitasi alam secara berlebihan tentu akan memberi dampak buruk terhadap alam dan kehidupan manusia.
Selain perbuatan tangan manusia yang merusak lingkungan, sejatinya perilaku maksiat dan pelanggaran terhadap syariat Allah juga bisa menjadi pemicu diturunkannya musibah bagi umat manusia.

Sebagaimana yang Allah katakan dalam firman-nya
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30).

"Telah nampak kerusakan di daratan dan lautan akibat perbuatan tangan manusia. Allah menimpakan pada mereka sebagian akibat perbuatan (dosa) mereka, mudah-mudahan mereka akan kembali (ke jalan yang diridhai Allah swt)".( Ar-Ruum: 41)

Begitupula ada hadits yang menjelaskan bahwa penyebab bencana alam dan azab adalah maksiat. Di antaranya, Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya manusia jika melihat kemunkaran tapi tidak menghentikannya, maka Allah Swt akan menimpakan hukuman kepada mereka secara menyeluruh.” (HR. Tirmizi).

Zainab Ummul Mukminin radhiyallahu anha pernah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apakah kita akan dibinasakan, sedangkan orang-orang shalih di tengah-tengah kita? Rasulullah ﷺ bersabda: “Ya, jika kejahatan merajalela. (HR. Muslim).

Islam senantiasa memerintahkan kepada kita untuk bermuhasabah atas setiap kejadian yang terjadi.maka hendaklah kita menyadari dan bertaubat atas setiap kemaksiatan yang telah kita perbuat karena bisa jadi, maksiat yang kita lakukanlah yang mengundang azab Allah untuk diturunkan. Hendaknya kita senantiasa taat dan berusaha menjalankan syari'at-syariat Allah, serta berupaya agar syariat-Nya bisa ditegakkan dalam setiap lini kehidupan, karena hanya dengan syariat Islam lah segala bentuk permasalahan bisa teratasi,termasuk bencana alam.

Wallahu alam bisshawab

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak