Oleh:Wita
21,6 Persen balita di indonesia stunting pada 2022.NTT paling banyak. Menurut kompas status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 persentase stunting pada Balita di indonesia menurun dari 21,6Persen menjadi 24,2 Persen. SSGI melakukan survei di 486 kota di 33 Provinsi. Hasilnya NTT menjadi Provinsi dengan balita stunting terbanyak yaitu 35,4persen pada 2022 meski demikian ada penurunan pada 2021 yaitu 37,8 persen. Provinsi dengan balita stunting paling sedikit Adalah Bali dengan prevalensi 8persen pada 2022 bali jika di bandingkan dengan tahun 2021 juga ada penurunan yaitu 10,9 persen. Presiden joko widodo menargetkan agar angka stunting di seluruh nusantara ada di bawah 14 persen pada 2024." Saya minta seluruh gubernur, bupati, walikota di seluruh tanah air juga akan saya sampaikan hal yang sama bahwa jangan sampai target angka 14persen itu luput. Harus tercapai" Jokowi di kabupaten Timur Tengah kamis (24/3/2023).
Namun jika menilik data yang dikeluarka SSGI Hanya Provinsi bali yang memiliki persentase di bawah target nasional yaitu 8persen sedangkan DKI Jakarta masih berada di atas target nasional yaitu 14,8 persen pada 2024. Kompas.Com. (14/05/2023).
Sejauh ini penting negeri ini belum mampu menyelesaikan masalah stunting atau gizi buruk. Fakta tersebut cukup tragis dan mencengangkan, mengingat Indonesia bukanlah negeri yang tandus. Indonesia adalah negeri Gemah Ripah Loh Jinawi. Bahkan tertuang dalam lagu “Tongkat Kayu dan Batu Jadi Tanaman” yang menggambarkan betapa subur makmurnya bumi Pertiwi. Tapi bagaimana bisa negeri dengan kesuburan dan kekayaan luar biasa bisa mengalami permasalahan stunting, gizi buruk bahkan kelaparan? Nyatanya Di negri Ini ketika bahan makanan naik masyarakat yang di bawahlah yang terkena dampaknya. Ketika adanya bantuan dari pemerintah yang tidak tepat sasaran.
Seperti yang kita ketahui penyebab stunting rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani. Ibu yang masa remajanya kurang nutrisi, bahkan di masa kehamilan, dan laktasi akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tubuh dan otak anak. Faktor lainnya yang menyebabkan stunting adalah terjadi infeksi pada ibu, kehamilan remaja, gangguan mental pada ibu, dan hipertensi. Jarak kelahiran anak yang pendek. Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan termasuk akses sanitasi dan air bersih menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan anak. Kesehatan jiwa dan raga adalah bagian dari tanggung jawab negara. Namun tidak di dalam sistem demokrasi - kapitalisme ini, belum lagi pihak -pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengambil keuntungan. Gambaran buruknya tatanan sistem demokrasi- kapitalisme.
Gizi rakyat, selama ini masa cuma Rp 75 ribu, apa yang bisa dimasak oleh kader posyandu dengan uang segitu. Bertahun tahun segitu terus, gimana bicara kesehatan, kalau uang tidak dikucurkan, kalau cuman pidato tanpa ada realisasi anggaran, ngapain saya jadi kepala daerah,” tegasnya. Uang ini, lanjut Wako, merupakan uang rakyat. Sehingga pemerintah tentu harus mengutamakan kebutuhan masyarakat dan mengurangi beban mereka. KATASUMBER.Com.
Solusi
Berbanding terbalik dengan sistem pemerintahan ISLAM. Islam sebagai agama agung, telah menorehkan tinta emas kehidupan manusia dalam berbagai aspek. Kemajuan ilmu pengetahuan hingga kesejahteraan masyarakat turut menjadi catatan gemilang ketika peradaban Islam tegak di muka bumi. Kesejahteraan hidup benar-benar dirasakan setiap individu masyarakat pada waktu itu. Produksi pangan berlimpah dan memenuhi kebutuhan semua populasi. Satu orang saja yang mengalami kelaparan segera diatasi.
Seperti tindakan Khalifah Umar bin Khattab yang bersegera memenuhi kebutuhan pangan keluarga miskin dengan stok pangan baitul mal secara memadai. Kegemilangan Islam muncul bukan karena kebetulan atau isapan jempol belaka apalagi hanya retorika semata. Namun karena Islam memiliki seperangkat aturan yang bersumber dari tuntunan wahyu Allah.
Sebagaimana ada kaidah yang mengatakan bahwa "Setiap ada syariah, maka pasti akan ada maslahat" itulah kemudian yang menjadikan negara Islam (Khilafah Islamiyyah) secara alami akan memberikan keterjaminan berkah dan maslahat bagi kehidupan manusia, termasuk di dalamnya kesejahteraan. Salah satu bentuk keagungan khilafah yang tidak dimiliki peradaban lainnya adalah kesempurnaan dan jaminan kehidupan terbaik bagi rakyatnya. Beberapa bentuk aturan atau kebijakan dalam khilafah sehingga ada keterjaminan kesejahteraan bagi rakyat.
Wallahu a'lam bishowwab
Tags
Opini
