Umat Islam Lemah Tanpa Junnah

Oleh : Rosmita 


Dunia Islam kembali berduka, tindakan terorisme menimpa saudara-saudara kita di New Zealand (Selandia Baru). Serangan yang terjadi di dua masjid di Chriscthurch, New Zealand pada hari Jumat tanggal 15 Maret 2019 telah memakan korban jiwa sedikitnya 49 orang meninggal dunia dan 39 orang luka-luka. Kejadian tersebut berlangsung saat umat Islam hendak melakukan shalat Jum'at. 


Pelaku penembakan yang diketahui bernama Brenton Tarrant (28th) dan ketiga orang temannya melakukan aksinya sambil live streaming di akun media sosial miliknya. Bahkan sebelum melakukan aksinya brutalnya, pelaku memposting sebuah manifesto setebal 87 hal berisi pandangan anti-imigran dan anti Islam. Hal ini menunjukkan bahwa fanatisme dan rasisme lah yang menyebabkan pelaku melakukan aksi brutal tersebut.


Beginilah kondisi umat Islam saat ini diberbagai belahan dunia umat Islam dizholimi, dibunuh,  dirampas harta dan kehormatannya tanpa ada junnah yang melindungi. 


Sementara negara-negara muslim lainnya hanya diam tanpa memberi pertolongan, karena sekat nasionalisme mereka tidak lagi mempedulikan nasib saudaranya sesama muslim hanya karena muslim tersebut tidak berada di wilayah kekuasaannya. 


Berbeda dengan Islam ketika Khilafah tegak harta, darah, dan nyawa kaum muslimin terjaga. Rasulullah saw bersabda : "Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu (laksana) perisai, dimana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)nya." (HR.Bukhori)


Ketiadaan khilafah saat ini membuat umat Islam lemah karena tiada junnah yang melindungi mereka. Sehingga orang-orang kafir laknatullah dengan mudah menindas umat Islam. Jumlah umat Islam yang banyak juga tidak berarti apa-apa karena umat Islam tidak bersatu dibawah naungan yang sama membuat umat Islam tercerai-berai seperti buih di lautan. 


Sebagaimana yang digambarkan oleh Rasulullah saw : 

Rasulullah saw bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati,” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud)


Oleh karena itu, inilah saatnya umat Islam bangkit dan bersatu menegakkan khilafah sebagai junnah untuk kaum muslimin. Agar tidak ada lagi umat Islam yang dizholimi di dunia ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak