Sabar Tak Berbatas

Oleh: Ummu Jihad Jahid


Jika kebanyakan manusia mengatakan sabar ada batasnya. Tapi, pada faktanya Allah subhanahu wata'ala berfirman sabar itu tak berbatas.


Hal itu bisa kita cermati pada salah satu  firman Allah dalam surat Az-Zumar ayat 10. Berikut petikan artinya: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas"


Maka sebagai muslim, sudah selayaknya kita lebih percaya terhadap apa yang Allah subhanahu wata'ala sampaikan ketimbang apa yang sebagian besar manusia katakan, bukan?


Karena kita percaya bahwa Allah subhanahu wata'ala yang menciptakan manusia. Otomatis hanya Allah subhanahu wata'ala sajalah yang lebih tau bagaimana secara detil komponen manusia. Pun termasuk bagaimana sabarnya manusia. 


Maka, jika ada yang masih beranggapan bahwa sabar ada batasnya. Mari kita restart ulang alam bawah sadar kita. Tanamkan pemahaman bahwa sabar itu tak berbatas. 


Itu hal pertama yang perlu kita tanamkan jika kita ingin berupaya menjadi orang yang sabar. Jika tidak, maka akan sangat mungkin kita jauh dari sikap sabar yang kita harapkan.


Setiap manusia pasti bisa bersabar, karena Allah subhanahu wata'ala sendiri yang telah memampukannya. Maka, perkara sabar dapat diraih oleh siapapun jika ia mau berusaha dan yakin bahwa ia mampu untuk bersabar. 


Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihiwasalam dari Abu Sa'id al-Khudri ra : "Barangsiapa yang berusaha untuk sabar, maka Allah subhanahu wata'ala akan menjadikannya mampu bersabar. Tidak ada pemberian yang diberikan kepada seseorang yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran". (Mutafaq'alaih).


Lantas, apalagi yang perlu kita lakukan agar kita bisa jadi orang yang sabar? Saya harap pembaca bisa bersabar menyelami tulisan demi tulisan ini. 


Apa itu sabar? Mengapa kita mesti sabar? Bagaimana caranya agar kita bisa jadi orang yang sabar? Siapa sajakah orang-orang yang sabar itu? Kapan kita bisa dikatakan orang yang sabar? Dimana kita harus bersabar?


Sabar, silahkan dibaca lanjutan tulisan berikut hingga akhir. Nanti akan didapat pembahasan terkait sabar lainnya.


Apa itu sabar? Secara literal,  sabar adalah habsu al-nafs 'an al-jaza' [menahan diri dari keluh kesah (ketidaksabaran)]. Abu Bakar Al-Raziy. Mukhtaar al-Shihaah, hal. 354, bab shabara).


Mengapa kita mesti sabar? Karena sabar adalah salah satu perintah Allah subhanahu wata'ala. Dalam sebuah surat Al-Imran ayat 200, Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, berlakulah sabar dan perkuat kesabaran diantara sesama kalian, dan bersiagalah kalian serta bertaqwallah kepada Allah subhanahu wata'ala,  supaya kalian memperoleh kemenangan." 


Selain itu, pahala kesabaran pun sangatlah besar dan agung. Dari Abu Hurairah ra. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihiwasalam bersabda: Allah berfirman: "Seorang hamba yang Aku ambil kekasihnya dari penghuni dunia kemudian ia bersabar, maka tidak ada balasan apapun baginya kecuali surga. (HR. Al-Bukhari).


Begitu indah buah dari sebuah kesabaran. Selain ridho Allah subhanahu wata'ala bisa kita peroleh, hadiah berupa surga pun menanti orang-orang yang senantiasa berlaku sabar. 


Sambil menyelam minum air. Begitulah kiranya yang didapat seorang muslim yang bersabar atas apa yang menimpanya. Kenikmatan dunia mengejar, manisnya akhirat pun didapat.


Lantas faktor apalagi yang membuat kita untuk tak berlaku sabar? Padahal balasan dari Allah begitu besar bagi orang-orang yang sabar. 


Jangan bertanya pada rumput yang bergoyang, namun bertanyalah pada diri kita masing-masing. Agar kita bisa introspeksi diri atas segala amal yang selama ini kita tanam.


To be continue....

----------#####----------

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak