Oleh : Anna Ummu Maryam
Inilah yang sekarang sedang heboh dan ngehit banget. Buat kamu yang enggak mengikuti pertandingan sepak bola, Dele Alli pasti terdengar asing. Ya, Delle Alli adalah nama gelandang untuk klub Liga Premier Tottenham Hotspur. Sudah bisa ditebak, dari dialah asal-usul viralnya Dele Alli challenge
Challenge Dele Alli ini berupa gerakan jari-jari yang mengisyaratkan 'oke', yaitu menggabungkan ibu jari dengan jari telunjuk sehingga membentuk lubang, sementara tiga jari lainnya dibiarkan tegak berdiri.( Liputan 6, 21/08/2018)
Mengapa bisa viral ?...
Pertama, ini adalah ulah para pembuat berita yang memang sengaja dengan upaya sangat masif dilakukan para media yang memang mencari berita dan menghebohkannya melalui berbagai media oneline yang tujuannya adalah meraup keuntungan materi dari berita yang terjual.
Kedua, intens nya warganet dengan getgad yang menyediakan tontonan apa saja tampa ada ada batasan. Dan ini terlihat dari warganet yang mengikuti berbagai challegee yang ada di Youtobe.
Bahaya yang terselubung...
Inilah yang tidak disadari warganet, apalagi sebahagian besar penikmatnya adalah para kaula muda. Mereka akan mengikuti setiap gerakan dari kebiasaan tertentu tampa mengetahui maksud nya. Dan juga dapat menghilangkan identitas diri dengan suka meniru gerakan orang lain.
Ini juga adalah trik para kapitalis dalam mendapatkan keuntungan dari media yang hari ini dalam genggaman mereka. Dengan merusak aqidah dan identitas para pemuda sebagai pemikir dan pemberi perubahan menuju kesejahteraan masyarakat menuju pada pemuda yang lemah daya fikirnya dan menghilangkan budaya malu.
Solusi Islam...
Islam memberikan keleluasan bagi para pemuda dalam mengekspresikan gaya mereka namun pastinya tetap sesuai dengan hukum islam. Karena menggali kreatifitas adalah sesuatu yang dianjurkan dan sesuai dengan fitrah manusia.
Islam tidak membatasi kreatifitas tapi mengatur kreatifitas agar menjadi berkualitas. Allah adalah sebaik baiknya pengatur urusan manusia karena Allah lah yang menciptakan manusia dan pemberi anugrah kreativitas yang muncul dari akal manusia.
Hukum syari'at islam adalah tolak ukur sebuah perbuatan dilakukan. Karena sebuah perbuatan harusnya memiliki nilai pahala di sisi Allah dan ini adalah tujuan sebuah perbuatan dilakukan.
Hal ini harus disadari oleh setiap muslim dalam mengekspresikan tingkah lakunya, agar pahala didapat dan kreativitas menjadi memiliki makna yang sehat.
Islam melarang manusia meniru dan mengikuti kebiasaan orang yang bukan beragama islam karena islam adalah agama yang memiliki identitas dalam beramal.
Media memiliki peran yang amat penting karena segala aktivitas dapat di akses melalui getgad oleh setiap warganet, oleh karena itu islam akan mengatur dalam hal media dengan hanya menayangkan tayangan berupa informasi yang benar dan berkualitas sebagai tontonan. Karena setiap yang dilihat dan di dengar akan diminta pertanggung jawaban oleh Allah.
Wallahu'alam bissawab