Oleh: Ida Rosida (Ibu Rumah tangga dari Rancaekek Kulon)
Sabtu 5 Januari 2019, harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax Cs turun. Penurunan harga Pertamax Cs tersebut bervariatif. beberpa sumber berita menyebutkan, keterangan Pertamina, Pertalite turun Rp 150 per liter, Pertamax turun Rp 200 per liter, Pertamax Turbo turun Rp 250 per liter, Dexlite turun Rp 200 per liter, dan Dex turun Rp 100 per liter.
Menurut pandangan masyarakat kebanyakan bapak presiden telah melakukan prestasi luar biasa selama memimpin negara ini, tapi memang ini merupakan tahun politik yang mana semua diupayakan secara maksimal untuk menarik hati para masyarakat sekaligus merupakan ajang meraih dukungan bagi para calon pemimpin dan simpatisan. Namun masyarakat yg berpikir cemerlang pastilah mafhum bahwa sebenaranya kebijakan tersebut tidak menguntungkan rakyat, tapi justru sebaliknya rakyat dibebeni hutang ribawi yang semakin bertambah.
Sudah terlambat, kebijakan penurunan harga bbm ini di keluarkan serta merupakan hal ganjal seolah-olah di tahun plolitik ini berbagai upaya dilakukan demi meningkatkan elektabilitas menjelang pemilihan capres-cawapres. meskipun dengan jalan yang haram karena pemilu sudah tinggal menghitunghari.
Pemimpin sejatinya adalah amanah yang harus di lakukan dengan baik yang mana seharusnya kebijakan yang di ambil memang untuk kepentingan rakyat serta di ridhoi Allah SWT. karena setiap pemimpin akan di minta pertangungjawaban oleh Allah SWT. Rasulullah bersabda:
"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan di minta pertangungjawaban atas apa yang di pimpinnya". (HR.Bukhari muslim). Umat islam sangat mendambakan pemimpin yang berkepribadian islam dan menjalankan kepemimpinannya dengan mengambil hukum dan syariat Allah swt, dan bukan hukum yang lain, dan mengatur aspek kehidupan umat, termasuk dalam mengatur urusan bbm/ migas.
Maka dari itu pemimpin yang dapat menerapkan hukum islam secara utuh hanyalah seorang pemimpin yang menerapkan islamsecata kaffah, yang dinamakan Khalifah, namun seorang khalifah takkan ada jika belum diterapkan aturan Islam secara kaffah dalam sebuah intitusi yang dalam ajaran Islam disebut dengan Khilafah, dengan begitu minyak dan gas serta sumber daya alam yang melimpah dalam pandangan islam merupakan milik umum, pengelolaannya harus di serahkan kepada negara untuk kesejahteraan rakyat.