Bullying mengancam generasi, bagaimana negara mengatasi



Oleh : Nayla

Beberapa kasus perundungan dan bully terhadap pelajar kembali terulang dan menjadi pusat perhatian publik pada awal Oktober 2026. (datanews.com, 14/10/26)

Salah satu korban nya adalah Muhammad Hasbi al Aqib (7 Tahun), siswa kelas 2 SDN kebondalem, pemalang, Jateng 
korban sempat mengeluh sakit di bagian perut mengalami muntah berat, bab berdarah, kemudian korban di bawa ke rs slama beberapa hari mengalami kritis nyawa ananda tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sungguh miris hal ini terjadi di lingkungan sekolah yg seharusnya menjadi tempat aman bagi para siswa-siswi trend kasus kekerasan semakin meningkat tragedi muhammad hasbi ini bukanlah kasus tunggal,data terbaru oleh jaringan jppi khawatir krn peningkatan kasus bullying semakin bertambah dari periode 2020-2026.

Meningkatnya kasus perundungan adalah bukti gagal nya sistem sekuler kapitalisme dlm mewujudkan pendidikan yg mampu melahirkan generasi kualitas sistem pendidik hari ini memisahkan agama dari kehidupan,yg mana pendidik hanya mengejar nilai akademik dan materi saja, bahkan masyarakat pun di bentuk menjadi permisif, individualis, dan tidak peduli kedzoliman.

Negara yg menerapkan sistem sekuler memang hakikinya abai terhadap perlindungan generasi, tidak ada sistem pencegah komperensif, pengawasan lemah dan sanksi yang tidak memeberikan efek jera.

Islam mengatasi nya dgn cara islam mempunyai seperangkat aturan yanh komperensif dalam mewujudkan generasi yang berkualitas yaitu dengan penerapan sistem pendidikan islam yang berbasis akidah islam dengan tujuan membentuk manusia yang beriman, berakhlaq, berilmu

Negara bertanggung jawab atas keberlangsungan pendidik, mulai dari penyediaan fasilitas pendidikan, guru yang kompeten dan dimuliakan serta kurikulum yang mampu mewujudkan generasi kepribadian islam yg sempurna 

Harus ada kontrol berlapis dari keluarga, masyarakat dan negara
seperti keluarga mendidik dengan ketaqwaan di rumah, masyarakat peduli dan aktif beramar ma'ruf nahi mungkar tidak membiarkan kedzaliman di depan mata serta negara menerapkan aturan yg tegas berupa sanksi yg membuat jerah pelaku dan mencegah orang lain berbuat serupa

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak